Features

PERGUNU Kendal Gelar Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif

*Agar Guru Mampu Beradaptasi Keilmuan di Zaman Now

Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Cabang Kendal menggelar Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Power Android. Seperti apa? NUR KHOLID MS, Kendal

Pergunu Kendal Gelar Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif

MEMBUKA – Ketua PCNU Kendal KH M Danial Royyan membuka Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Power Android.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN

WORKSHOP pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis power Android dilaksanakan di SMKNU 01 Kendal, dan dibuka secara resmi oleh Ketua PCNU Kendal KH M Danial Royyan, Kamis (28/12). Pesertanya guru-guru dari atau luar anggota PERGUNU Cabang Kendal.

Kegiatan digelar selama tiga hari, mulai Kamis (kemarin) hingga tanggal 30 Desember 2017. Sebagai narasumbernya Mufrida Arifudin SSi, Trainer Badan Pengembangan Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BPTIKP) Jawa Tengah. Workshop dihadiri Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kendal Hj Nur Khoidah dan Pengawas H Mahmudi SAg dan Hasan Asyari MPdi.

Dalam kesempatan itu, KH M Danial Royyan mengatakan, porsi kemaksiatan di dalam dunia maya lebih besar daripada ketaatan. Seperti yang selama ini banyak beredar di youtube, banyak konten-konten berbau pornografinya. Ironisnya banyak orang yang suka dengan kontens tersebut. Menurut kiai karismatik itu, keberadaan dunia maya itu harus bisa disikapi dengan bijaksana. Dunia maya bisa digunakan untuk kebaikan. Apabila tidak maka akan digunakan oleh orang yang tak bertanggungjawab untuk membuat konten fitnah.

“Jelas, kerusakan yang digunakan dalam dunia maya rating tertinggi bukan pornografi tapi fitnah. Fitnah itu direkayasa sedemikian rupa yang tidak ada dan seakan-akan ada. Sehingga yang melihat dan membaca percaya bahwa itu betul- betul ada,” kata dia.

M Danial Royyan mengungkapkan, akan muncul fitnah dan kerusakan besar jika dunia maya tidak digunakan dalam bentuk kebaikan. Oleh karena itu dunia maya harus digunakan untuk kebaikan. Dunia maya yang dapat diakses melalui android, handphone (hp) dan smartphone itu bagian fasilitas (sarana,red). Seperti ada dalam kaidah fiqh yang berbunyi, hukum sarana itu dipersamakan dengan hukum tujuannya. Kalau tujuanya baik maka menjadi baik, dan sebaliknya kalau buruk menjadi buruk. Tetapi kaidah ini harus diterapkan sesuai dengan porsinya. Sesuatu itu dikerjakan kalau niatnya baik maka hasilnya akan menjadi baik sehingga hukum sarana dipersamakan dengan hukum tujuan.

“Itu terkait dengan hukum yang berubah, bukan hukum yang bersifat pasti. Kalau hukum bersifat pasti. Kalau hukum bersifat pasti, kalau niatnya baik ya menjadi baik, tapi kalau niatnya buruk ya tetap buruk. Sesuatu perbuatan haram itu hukumnya haram. Hukum haram itu hukum pasti. Maka kaidah hukum sarana itu dipersamakan dengan hukum tujuannya itu tidak bisa diterapkan pada tataran hukum pasti dan hanya bisa diterapkan pada hukum berubah atau hukum yang dzani,” ungkap dia.

M Danial Royyan mengapresiasi kegiatan workhsop pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis power android yang digelar PERGUNU Caban Kendal. Sebab dengan workhsop akan memberikan skill bagi guru-guru. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW, sebaik-baik orang adalah yang paling banyak memberi manfaat kepada orang lain. Orang yang paling bisa memberi manfaat pada orang lain adalah orang yang paling punya skill atau yang paling banyak punya ketrampilan. Diingatkan bahwa di zaman now ini fitnah banyak ragamnya. Kalau internet tidak digunakan untuk kebaikan, akan digunakan orang lain untuk kejahatan.

“Kejahatan-kejahatan yang ditimbulkan oleh internet itu sangat banyak ragamnya. Yang paling tinggi fitnah. Fitnah juga banyak dan yang paling tinggi di zaman now terkait dengan idiologi, agama, dan ancaman terhadap keutuhan agama. Ini yang paling tinggi dan yang paling penting dan harus difahami,” pungkas dia.

Sementara Ketua PERGUNU Cabang Kendal, Drs Mukhamad Umar MSi didampingi Ketua Panitia Workshsop Drs H Fahrur MM, mengatakan, kegiatan workshop sebagai bentuk komitmen PERGUNU Cabang Kendal dalam mewujudkan guru-guru berkompeten dan profesional guna meningkatan kualitas pendidikan baik di masyarakat nahdhiiyin dan pendidikan di Indonesia pada um umumnya. Salah satu guru profesional dan komperten adalah guru yang mampu beradaptasi dengan perkembangan keilmuan yang hari demi hari semakin canggih. Lebih lagi di zaman now.

“Selain itu guru yang profesional dan kompeten juga harus mampu menerapkan model dan metode pembelajaran berdasarkan tuntutan waktu dan kebutuhan peserta. Pada workshop ini guru akan mendapatkan materi antara lain, install dreamwaver (bobot 4 jam pelajaran), pembuatan engine (bobot 6 jam pelajaran), hyperlink (bobot 4 jam pelajaran), edit HTML (bobot 4 jam pelajaran), tampilan aplikasi (bobot 5 jam pelajaran), input soal dan evaluasi (bobot 4 jam pelajaran) dan pembuatan Apk, capture screen dan upload (bobot 5 jam pelajaran),” kata dia. (*)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments