Pemda Pekalongan Bangun Petung Green Park

by
PETUNG GREEN PARK: Pemkab Pekalongan tengah membangun Petung Green Park di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono. Istimewa

PETUNGKRIYONO – Pemkab Pekalongan tengah membangun Petung Green Park di lahan seluas 2 hektare di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono. Petung Green Park ini akan dilengkapi taman kupu-kupu, taman flora, dan taman primata.

“Luas lahan sesuai dengan MoU dengan Perhutani 2 hektare di Desa Kayupuring di dekat Welo Asri,” terang Kasi Pengembangan Pariwisata Dinporapar Kabupaten Pekalongan Purwo, Rabu (11/3/2020).

Dikatakan, konsep pengembangan wisata dengan nama Petung Green Park ini nantinya akan dilengkapi taman kupu-kupu, taman flora, dan taman primata. Selain itu, dilengkapi pula dengan fasilitas pujasera, toko souvenir, guest house, aula, dan lainnya. “Konsepnya eko edu tourism,” ujar dia.

Pada tahun 2019 ini, kata dia, dapat anggaran Rp 475 juta dari APBD untuk pembangunan sebagian dari bangunan taman kupu-kupu dan pintu gerbang. Untuk DED, lanjut dia, total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Petung Green Park sekitar Rp 45 miliar. Pembangunan ini ditargetkan rampung dalam waktu empat tahun. “Tahun 2021 kami usulkan agar bisa dapat dari DAK,” katanya.

Seperti diketahui, hutan Petungkriyono menyimpan kekayaan flora dan fauna yang tinggi. Di antaranya, hutan Petungkriyono menyimpan 200 spesies anggrek seperti spesies Papiyo sp (anggrek kantong semar), Palaenopsis sp (anggrek bulan), Dendrobium sp, Calante sp, dan Bulpopilum sp.

Sementara kekayaan satwa yang tersimpan di hutan Petungkriyono, di antaranya lutung, owa Jawa, kukang Jawa, burung raja udang kalung biru, burung rangkok, kijang, anis kembang, sriti, elang Jawa, dan macan tutul. (had)