Walikota Terima Penghargaan Kemendag

by

**Anugerah Sertifikat Pasar Rakyat SNI 1852:2015 Pasar Podosugih

PENGHARGAAN – Wali Kota HM Saelany Machfudz SE menerima penghargaan dari Kementrian Perdagangan RI Agus Suparmanto, berupa anugerah sertifikat Pasar Rakyat SNI 1852:2015 Pasar Podosugih di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

KOTA – Wali Kota HM Saelany Machfudz SE menerima penghargaan dari Kementrian Perdagangan RI Agus Suparmanto. Penganugerah berupa sertifikat Pasar Rakyat SNI 1852:2015 Pasar Podosugih di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Kepala Dindagkop UKM Bambang Nurdiyatman SH yang ikut mendampingi Wali Kota menjelaskan, pemberian sertifikat Pasar Rakyat SNI 1852:2015 dikarenakan Pasar Podosugih dinilai telah memenuhi pasar rakyat yang ber-SNI, yakni pasar yang menekankan kebersihan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan.

“Kita tahu bahwa beberapa hewan dapat bersifat menularkan penyakit, seperti lalat, tikus, kecoa, bahkan nyamuk. Dalam persyaratan SNI Pasar Rakyat, hewan-hewan tersebut tidak boleh ada,” ucap Dodik-sapaan akrabnya.

Di pasar rakyat disediakan timbangan di pintu keluar sehingga pembeli bisa melakukan pengecekan terhadap kesesuaian berat barang yang dibelinya. Hal ini juga sebagai pendorong agar para pedagang selalu mengecek kebenaran alat timbangannya.

Yang tidak kalah penting, sambung Dodik, pasar rakyat harus ramah bagi para Ibu menyusui. Itulah mengapa dalam SNI Pasar Rakyat, disyaratkan tersedianya ruang menyusui yang nyaman dan tertutup, serta fasilitas untuk menyimpan AS.

“Total ada 34 persyaratan teknis yang harus dipenuhi untuk memperoleh sertifikasi SNI Pasar Rakyat,” tambah Dodik.
Sementara itu, Walikota HM Saelany Machfudz menyampaikan apresiasinya kepada pedagang Pasar Podosugih yang menunjukkan komitmen untuk bekerja sama dengan Dindagkop dalam mewujudkan pasar yang bersih, sehat, aman dan nyaman.

“Dengan adanya SNI, pasar diharapkan bisa merubah image pasar rakyat menjadi lebih nyaman dan lebih baik, sehingga mampu menarik semua kalangan. Dengan SNI pasar ini untuk mempermudah para pelaku pasar dalam mengelola dan membangun pasar secara profesional, serta memberdayakan komunitas pasar,” tuturnya.

Pemkot Pekalongan sangat berkomitmen untuk memberdayakan dan meningkatkan daya saing pasar rakyat sehingga perlindungan terhadap konsumen, pedagang dan pengelola pasar juga makin baik. “Saya yakin, dengan pengelolaan yang baik, Pasar Podosugih dapat menjadi rumah ekonomi dan rumah budaya Indonesia yang mempunyai daya saing dengan tetap mempertahankan kearifan lokal,” pungkas Wali Kota. (dur)