Ormas Wajib Memberitahukan Keberadaannya dan Verifikasi ke Kesbangpol

oleh -
Kasi Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya, Agama dan Kemasyarakatan, M. Farikh Arisoni

KAJEN – Di Kabupaten Pekalongan, sampai saat ini ada 61 ormas yang sudah terdaftar di Kesbangpol Kabupaten Pekalongan. Tetapi ada beberapa ormas yang belum melengkapi berkas kembali ke Kesbangpol.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Pekalongan, Haryanto Nugroho melalui Kasi Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya, Agama dan Kemasyarakatan, M. Farikh Arisoni menerangkan bahwa ormas di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2019 ada 57 dan pada tahun 2020 ada tambahan 4 ormas.

Ormas yang sudah memiliki surat keterangan terdaftar di kemedragi ada 21 dan yang sudah memiliki surat keterangan berbadan hukum kemenkumham ada 36 ditambah 4 ormas di tahun 2020.

“Kami menghimbau agar ormas yang surat keterangan terdaftarnya sudah habis masa berlakunua diharapkan mendaftarkan kembali ke Kesbangpol,” imbaunya.

Selain itu, yang sudah berbadan hukum juga diharapkan memberitahukan keberadaannya kepada Kesbangpol.

“Banyak yang sudah berbadan hukum tetapi ada beberapa ormas yang belum menyerahkan kembali berkas verifikasi kepada Kesbangpol,” ujarnya.

Sejak tahun 2018 sampai sekarang, surat keterangan terdaftar (SKT) yang mengeluarkan dari Kemendragi dan masa berlakunya 5 tahun. Jika sudah habis bisa diperpanjang lagi dari Kemendragi melalui Kesbangpol.

Soni menambahkan, Pemerintah itu bukan pembina ormas melainkan sebagai mitra yang saling membutuhkan dan membantu untuk jalanya proses pembangunan serta ormas harus mentaati segala ketentuan perundangan-undangan dan peraturan pemerintah yg berkaitan dengan ormas.