Libatkan Orang Tua Dalam Pendidikan Anak

by

*PAUD IT Tunas Mulia

PARENTING – PAUD IT Tunas Mulia menggelar kegiatan parenting dan konsultasi psikologi dengan orang tua anak didik pada

KEDUNGWUNI – Guru dan orang tua perlu menjalin kerja sama yang kuat dalam memaksimalkan pendidikan anak, baik di sekolah maupun di rumah. Komunikasi di antara keduanya haruslah lancar untuk memantau setiap perkembangan anak. Menyadari hal itu, PAUD IT Tunas Mulia menggelar kegiatan parenting dan konsultasi psikologi pada Jumat (28/2/2020) di sekolah yang diikuti oleh seluruh orang tua anak didik di TK. PAUD IT Tunas Mulia merupakan lembaga yang menaungi Tempat Pendidikan Anak (TPA), PAUD, dan TK.

Demikian disampaikan Kepala PAUD IT Tunas Mulia, Sri Handayani, kegiatan ini rutin setiap dua atau tiga bulan sekali. “Kegiatan ini menjadi ajang pertemuan guru dengan orang tua untuk bisa berbagi, kemudian juga konsultasi dengan psikolog secara langsung mengenai tumbuh kembang anak,” ujar Bu Yani, sapaan akrabnya.



Bertindak sebagai narasumber adalah Harap Cendekiawan, seorang psikolog. Pada kegiatan kali ini, sekolah mengangkat tema Mensikapi Kecerdasan Anak Usia Dini. Kecerdasan menciptakan karya baru berdasarkan kreatifitas yang dikembangkan dalam dua ruang, yakni di sekolah dan di rumah. Hal ini berkaitan dengan tumbuh kembang setiap anak yang berbeda tergantung usianya, mengingat siswa di PAUD IT Tunas Mulia terdiri dari bermacam-macam usia.

Dijelaskan, selain berkonsultasi dengan psikolog secara langsung, melalui kegiatan ini guru juga membagikan ilmu yang didapat dari beberapa seminar dan pelatihan yang diikuti. Pada acara ini, guru berkesempatan untuk membagikan informasi dari seminar Psychological First Aid Teacher atau pertolongan pertama pada anak yang serta sembilan pilar karakter pada anak usia dini.

Yani menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua tentang aspek perkembangan anak usia dini. Kemudian, orang tua juga diajari bagaimana cara mendidik dan memberi pengasuhan kepada anak selama di rumah. Dengan adanya kegiatan ini, Hani berharap akan terjalin kesinambungan antara guru dan orang tua. “Orang tua dibekali dengan pengetahuan tentang mendidik anak selama di rumah, sehingga terjadi kerja sama antara orang tua dengan pendidik, supaya tercapai perkembangan anak yang maksimal, sesuai dengan usianya,” pungkasnya. (mal)