Sakit Menahun, Rumini Nekad Gantung Diri di Pohon Manggis

by
GANTUNG DIRI – Seorang perempuan asal Desa/ Kecamatan Lebak barang Kabupaten Pekalongan, Rumini (54) nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. TRIYONO

LEBAKBARANG – Seorang perempuan asal Desa/ Kecamatan Lebak barang Kabupaten Pekalongan, Rumini (54) nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban nekad bunuh diri dikarenakan menderita sakit menahun tak kunjung sembuh.

Informasi dihimpun sekitar pukul 04.00 Wib korban ada di rumah kemudian beberapa menit kemudian ia keluar rumah sendirian tanpa ada yang mengetahui dan tanpa berpamitan dengan anggota keluarga lainya. Kemudian sekitar pukul 04.30 Wib suami korban Sihur (58) yang saat itu ada dirumah mendapati korban tidak berada dirumah dan melihat kondisi pintu rumah samping sudah terbuka.

Mengetahui istrinya tak ada di rumah ia menghubungi anaknya, Slamet Riyanto untuk menanyakan barang kali ibunya ada di rumahnya. Namun saat ditanya ternyata korban tidak ada di rumahnya dan karena khawatir mereka berdua berusaha melakukan pencarian di wilayah sekitar rumah. Karena tidak kunjung ketemu mereka melakukan pencarian ke perkebunan dan persawahan sekitar.



Karena merasa usahanya kurang maksimal kemudian keluarga meminta tetangga sekitar untuk membantu mencarinya. Kemudian sekira pukul 16.30 Wib korban ditemukan dalam keadaan gantung diri di bawah pohon manggis di sekitar Perekebunan milik warga.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tergantung dibawah pohon menggunakan seutas tali nilon tepatnya di
dekat sungai Lebakbarang Dukuh Montong Desa Lebakbarang Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom ketika dikonfirmasi membenarkan adanya warga yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tergantung di bawah pohon manggis. Menurutnya, korban ditemukan sekira pukul 16.30 wib di Perekebunan milik warga sekitar sungai Lebakbarang Dukuh Montong Desa Lebakbarang Kecamata Lebakbarang Kabupaten Pekalongan.

“Korban adalah Rumini (54) warga Dukuh Montong Rt. 02 Rw. 05 Desa Lebakbarang. PAdapun dari cek TKP korban sudah dalam keadaan tergantung dengan tinggi ikatan awal hingga tanah sepanjang 236 Cm. Tinggi ikatan awal hingga ke leher korban sepanjang 96 Cm. Jadi saat di temukan tubuh korban dalam keadaan menggantung dan kaki sudah menyentuh tanah. Untuk tali yang digunakan adalah tali terbuat dari bahan nilon,” katanya.

Sementara dari hasil pengecekan tenaga medis Puskesmas Lebakbarang leher korban terdapat bekas jeratan yang telah membiru.
Air liur keluar dari mulut korban dan tidak terdapat adanya tanda – tanda kekesaran dan penganiayaan baik dari benda tumpul ataupun senjata tajam. Disimpulkan oleh tenaga medis bahwa korban meninggal dikarenakan murni gantung diri.

“Berdasarkan keterangan keluarga korban menyatakan bahwa korban Depresi karena mengalami keluhan sakit yang menahun dan bosan untuk meminum obat terus menerus. Untuk keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan tidak menghendaki dilakukan autopsi,” imbuhnya. (Yon)