Prikompti Pasarkan 1.000 Ton Kedelai Tingkat Importir

by
FOTO BARENG – Dirut LPDB-KUMKM, Braman Setyo (empat dari kanan) foto bersama dengan pengurus Primkopti Harum Kendal.

KENDAL – Setiap bulan Primer Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia (Primkopti) Harum Kendal mampu menjual 1000 ton kedelai dengan harga yang kompetitif di tingkat importir. Koperasi tersebut juga mempunyai usaha simpan pinjam untuk perajin tempe dan tahu meningkatkan usaha produksi kedelai memperbarui alat bantu untuk usaha anggota.

Ketua Primkopti Harum Kendal, Rifa’i, sampaikan hal itu saat terima kunjungan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Braman Setyo.

“Jumlah anggota yang aktif sebanyak 254 orang. Mereka telah memiliki empat cabang yakni di Weleri, Kaliwungu, Sukorejo, dan Kendal,” katanya.

Dirinya mengapresiasi kehadiran Dirut LPDB-KUMKM. Dia berharap kunjungan tersebut, bisa memberikan tambahan modal untuk mengejar harga kedelai setara dengan harga importir. Selain itu meningkatkan produksi kedelai dan menambah variasi produk, sehingga bisa dipasarkan di supermarket. “Rencana kami ke depan kedelai bisa diekspor ke sejumlah negara,” ungkapnya.

Dirut LPDB-KUMKM Braman Setyo mengapresiasi kepada pengurus Primkopti Harum yang sudah menjadi mitra kerjanya dalam beberapa tahun terakhir.

“Harapan saya koperasi ini mampu terus tumbuh dan menjadi koperasi yang bisa memakmurkan anggotanya,” katanya. (lid)