Syiarkan Ukhuwah Islamiyyah Wathaniyah

by

*Universitas Pekalongan Gelar Unikal Bersholawat

MERIAH – Unikal bersholawat sebagai rangkaian acara Dies Natalis ke 38 Universitas Pekalongan, berlangsung meriah.

KOTA – Dalam rangka mensyiarkan persoalan-persoalan keagamaan dan kebangsaan, serta menjalin ukhuwah Islamiyyah Wathaniyah masyarakat Kota Pekalongan, Universitas Pekalongan menggelar Unikal bersholawat sebagai rangkaian acara Dies Natalis ke 38 Unikal.

Kegiatan yang dihadiri oleh keponakan Gus Mus yaitu Gus Bisri Adib Hatani, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen serta Habib Abdullah Baqir bin Ahmad Al Attas ini digelar dihalaman Kampus Unikal, Selasa malam (18/2/2020).



Kegiatan ini Cukup mendapatkan banyak perhatian oleh masyarakat Kota Pekalongan, lantaran tokoh-tokoh yang dihadirkan adalah tokoh-tokoh kharismatik yang banyak dikagumi oleh masyarakat Kota Pekalongan.

Bahkan Menurut Ketua Panitia, Dr Taufiq SH MHum menyampaikan bahwa target peserta yang dicanangkan oleh Unikal adalah 2ribuan jamaah sebagaimana kegiatan Unikal bersholawat pada tahun-tahun sebelumnya. “Ini agenda tahunan kita, dan yang sudah-sudah pesertanya hingga dua ribuan jamaah. Karena memang ini acara yang dibuka untuk umum dan gratis,” ungkap Taufik.

Ditambahkan, meski mengalami sedikit gangguan, namun Unikal bersholawat sampai detik ini bisa berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat kepada civitas akademika Unikal pada khusunya dan masyarakat Kota Pekalongan pada umumnya.

“Karena ini sebenarnya Dies Natalis Unikal jatuh pada bulan September, namun karena waktu itu Gus Mus memiliki waktu bulan Februari tanggal 18 maka Unikal bersholawat kita undur, tapi ternyata tanggal 18 Februari beliau juga berhalangan hadir ke Pekalongan. Namun saat ini digantikan oleh keponakan Gus Mus yaitu Gus Bisri.

Meski begitu InsyaAllah tidak mengurangi semangat dan makna Unikal bersholawat karena baik Gus Mus maupun Gus Bisri sama-sama orang berilmu,” jelasnya.

Selain itu, Unikal bersholawat juga bertujuan untuk memberikan pegangan kepada para mahasiswa dengan perkembangan zaman saat ini. Sehingga mereka mampu tercerahkan dan berpegang teguh kepada agama dalam setiap kondisi.

“Ya tentu saja untuk para mahasiswa semoga bisa menjadi pegangan dan menjunjung tinggi moralitas serta membentuk karakter Akhlakul Karimah. Sedangkan untuk masyarakat semoga dengan adanya Unikal bersholawat ini bisa merekatkan tali silaturrahim serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah, dan bisa menjadi kegiatan tahunan sebagai sumbangsih Unikal diwilayah relegiutas,” pungkas Taufiq. (mal/adv)