PKD Harus Netral Tak Memihak

by
REKRUT – Bawaslu Kendal sudah mulai lakukan perekrutan panitia
pengawas Pemilu Kelurahan-Desa (PKD) untuk Pilkada Kendal 2020.

KENDAL – Tugas panitia pengawas Pemilu Kelurahan-Desa (PKD) untuk Pilkada Kendal 2020, adalah melakukan pengawasan dan memberikan laporan kepada Panwascam bila menemukan suatu pelanggaran terkait Pilkada. Pada sisi lain, mereka juga harus netral dan tak memihak partai politik manapun. Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Kendal, Odilia Amy Wardayani, kepada wartawan, Selasa, (18/2) di kantornya. Untuk itu, pihaknya sudah mulai melakukan perekrutan PKD.

“Setidaknya ada 286 orang yang nantinya bakal di tempatkan pada tiap-tiap desa sebagai pengawas,” katanya. Pendaftaran PKD sudah dibuka pada 16-22 Febuari 2020. Segala ketentuan perekrutan tidak jauh berbeda dengan panitia penyelenggara pemilu yang diperuntukkan dari KPU. Kinerja PKD sendiri berada di bawah Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).”Selama 7 hari itu, Bawaslu akan memaksimalkan kriteria perekrutan agar benar-benar membantu pengawasan Pilkada September 2020 nanti. Netralitas jadi syarat utama, tidak boleh ikut dan terlibat dalam partai politik (parpol) dan beberapa persyaratan lainnya,” ungkapnya.



Proses seleksi panitia PKD tak serumit seleksi PPK. Para calon anggota PKD hanya melalui 2 tahapan seleksi, administrasi dan juga wawancara. Tak ada tes tertulis dengan materi tertentu yang harus dilalui peserta. Proses perekrutan dapat menjaring para panitia PKD yang benar-benar bisa dihandalkan. Mereka yang terpilih akan menjalani pelantikan sebagai panitia PKD pada 13 Maret 2020 serentak se-Kabupaten Kendal di tiap kecamatan.”Tugas PKD akan mengawasi jalannya Pilkada pada tiap-tiap desa dan berkewajiban untuk melaporkan kepada Panwascam. Dari Panwascam akan diteruskan dan ditindak lanjuti Bawaslu untuk diteruskan kepada KPU.

Kewenangan PKD tidak melakukan penindakan, namun hanya menyampaikan laporan kepada Panwascam,” terangnya.Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal, Hevy Indah Oktaria, mengatakan setelah menetapkan calon anggota PPK, pihaknya tengah mempersiapkan pembukaan dukungan calon perseorangan besok, Rabu (19/2).

Penyerahan dokumen syarat dukungan calon perseorangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal 2020 rencananya terhitung selama 5 hari hingga 23 Februari 2020.”Simulasi penerimaan dengan melibatkan Bawaslu, Dispendukcapil, serta Liaison Offiver (LO) sebagai penghubung bakal calon dengan KPU,” katanya.

Selain memperhatikan syarat minimal dukungan 58.398 dengan sebaran minimal di 11 kecamatan, Hevy juga sudah mempersiapkan tim guna melayani pendaftaran dengan lebih teliti. Seperti kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi termasuk kurangnya jumlah dukungan, hingga pembinaan teknologi dalam tatacara penerimaan. Rencananya KPU melayani penyerahan syarat dukungan calon perseorangan dari pukul 08.00 – 16.00 di kantor KPU. Hanya saja pada tanggal 23, pendaftaran diperpanjang hingga pukul 24.00 “Tentu sisampaikan ke tim menyiapkan sebaik mungkin minimal syarat dukungan jangan sampai kurang, p1-nya ditata sesuai formulir B, 1-KWK silon. LO juga harus diperhatikan agar memudahkan rekapitulasi akhir,” ungkapnya. (lid)