PAD Wisata Ditarget Tembus 3 M

by
WISATA – Petugas keamanan objek wisata kolam renang Bandar, Mudi Wiharjo, saat mendampingi para pengunjung.

BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang terus menggenjot sektor pariwisata, salah satunya untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini, target PAD bahkan ditarget menembus angka Rp 3 miliar, atau naik 5 persen dari tahun 2019 yang hanya Rp 2,850 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santoso mengatakan, bahwa saat ini Pemkab Batang memiliki beberapa objek wisata yang menjadi andalan untuk mendongkrak PAD.

“Beberapa objek wisata itu seperti Pantai Sigandu, Pantai Ujung Negoro, kolam renang THR Kramat, kolam renang Bandar, dan wisata alam Forest Kopi,” ujar Wahyu saat ditemui belum lama ini.

Menurutnya, dengan adanya objek wisata yang dimiliki Pemkab Batang tersebut, pihaknya optimis jika PAD 2020 sebesar Rp 3 miliar akan terlampaui. “Terlebih, berkaca dari PAD tahun 2019 kemarin, yang mampu melebihi target yaitu mencapai Rp 2,880 miliar,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pada tahun 2019, objek wisata Pantai Sigandu yang ditargetkan menyumbang PAD sebesar Rp 1,2 miliar mampu terealisasi sekitar Rp 1,1 miliar. Kemudian Kolam Renang Bandar sebesar Rp 325, dan Kolam Renang Prestasi THR Kramat yang pada 2018 hanya menyumbang PAD Rp 175 juta, namun pada 2019 meningkat menjadi Rp 630 juta.

“Oleh karena itu, kami optimis jika target PAD 2020 sektor pariwisata sebesar Rp 3 miliar akan terrealisasi,” tegasnya.

Ia mengaku, bahwa target PAD 2020 memang terjadi kenaikan sedikit dibanding tahun sebelumnya, karena sejumlah objek wisata yang dimiliki Pemkab akan dilakukan pembenahan atau perbaikan. Misalnya objek wisata kolam renang, kata dia, rencananya pada tahun ini akan dilakukan perbaikan pada bagian lantai dasar kolam renang karena kondisinya mulai rusak.

Menurut Wahyu, tahun 2020 ini Disparpora akan mengajukan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembenahan beberapa objek wisata sebesar Rp 5 miliar. “Pengajukan DAK kita usulkan sebesar Rp 5 miliar, namun berapa realisasi alokasi yang akan diturunkan, kami belum tahu,” katanya.

Sementara itu, disampaikan salah seorang petugas keamanan di Objek Wisata Kolam Renang Bandar, Mudi Wiharjo, pihaknya siap membantu Pemerintah Daerah (pemda) Batang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke objek wisata yang ada. “Kami siap memberikan pelayanan kenyamanan pada wisatawan yang berkunjung ke objek wisata kolam renang Bandar,” pungkasnya. (fel)