Tarian Sigandu Merangkum Semangat Juang Nelayan dan Pesona Wisata

by
SENDRA TARI SIGANDU – Para tamu undangan berfoto bersama dengan penari dan seniman, Minggu (9/2/2020).

BATANG – Tak hanya ingin dikenal dengan sejumlah potensi wisatanya saja, Kabupaten Batang juga diharapkan dikenal dengan segudang kesenian daerahnya. Selain memiliki seni Tari Simo Gringsing dan Babalu, kini Kabupaten Batang kembali merilis seni tari terbarunya, yakni Tari Sigandu.

Tari Sigandu merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang dengan Sanggar Greget Semarang, yang digawangi oleh pengasuh bernama Yoyok Bambang Priyambodo.

Tarian kolosal Sigandu yang melibatkan puluhan pelajar dan seniman atau niogo Kabupaten Batang itu, Minggu (9/2/2020) pagi kemarin tampil secara memukau pada pagelaran seni atraksi budaya yang digelar oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, di Dolpin Center Batang.



Kepala Disdikbud Batang, Achmad Taufiq mengungkapkan, Tari Sigandu menggambarkan semangat masyarakat nelayan Batang dalam mengais rezeki di lautan samudra. Selain itu, tarian tersebut juga mengisyaratkan kemolekan dan keindahan obyek wisata Pantai Sigandu.

“Tari Sigandu ini terlahir dari kegiatan bintek tari kreasi baru yang berlangsung dua hari kemarin di Agrowista Pagilaran. Dan Tari Sigandu ini coba kita pentaskan untuk mengenalkannya kepada masyarakat di gelaran Atraksi Budaya ini,” ujar Taufiq, usai menonton Sendra Tari Sigandu.

Sementara itu, Penjabat Sekda Batang, Lani Dwi Rezeki mengatakan, Pemkab Batang berusaha menjaga komitmennya menguri uri budaya Jawa, salah satunya dengan menampilkan kesenian tari yang ada.

“Ini merupakan embrio yang dimiliki Kabupaten Batang. Nantinya Tari Sigandu ini akan dipentaskan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada bulan Oktober 2020 yang akan datang. Di mana nanti seluruh Jawa Tengah akan menampilkan kesenian dari masing masing daerahnya. Kami mengapresiasi gelaran atraksi budaya ini,” terangnya.

Lani menyebut, Kabupaten Batang memiliki kekayaan seni dan budaya yang luar biasa dari perpaduan dan akulturasi seni pesisir, pegunungan dan bahkan akulturasi seni Eropa dan Timur Tengah.

“Kabupaten Batang terus bekerja keras mendongkrak potensi wisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan guna mensejahterakan masyarakat dengan telah dicanangkannya program Visit Batang Year 2022 dengan tagline Batang Heaven Of Asia,” katanya.

Ia berharap, Kabupaten Batang dapat bersaing dengan daerah lain dan menjadi salah satu daerah tujuan wisata. “Banyak sekali potensi yang bisa digarap di Kabupaten Batang, baik wisata alam, budaya, dan lainnya,” ucap Lani.

Dia pun berpesan kepada Disparpora Kabupaten Batang, agar terus mengembangkan dan menggali poitensi yang ada, serta promosikan lewat even even yang berskala nasional untuk memperkenalkan Kabupaten Batang kepada dunia. (fel)