Radar Batang

164 Atlet Ikut Ramaikan Kejurkab Batang 2017

Djarum Batang

MENGHIBUR – Kejurkab Batang 2017 kembali akan menyajikan partai-partai nan menghibur para pecinta bulu tangkis lokal.

BATANG – Sebuah even bergengsi bulu tangkis kembali digelar Pengurus PBSI Kabupaten Batang di penghujung tahun, yakni Kejurkab Batang 2017. Sebanyak 164 atlet dipastikan ikut ambil bagian meramaikan dalam giat tahunan yang dipusatkan di Gedung Korpri setempat itu.

Ketua Panitia Kejurkab Batang 2017, Bambang Supriyanto SH MHum mengatakan, even itu digelar selama 4 hari, yakni dibuka pada Selasa (26/12) dan berlangsung secara maraton sampai Jumat (29/12). “Kalau proses pertandingan berlangsung lancar, insya Allah seluruh partai sampai puncak final bisa diselesaikan di Jumat petang, sehingga malamnya untuk rekapitulasi administrasi dan penyerahan hadiah untuk para juara,” ungkapnya, kemarin.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kejurkab 2017 juga efektif menyedot animo atlet bulu tangkis lokal. Terbukti, ada 164 peserta yang terdaftar dari berbagai kelompok pertandingan. Untuk usia pra dini diikuti 12 putra, sementara usia dini ada 18 putra dan 8 putri. Pada kelompok anak-anak juga diramaikan 12 putra dan 8 putri.

Kelompok pemula hanya menyertakan 14 putra, sementara kelompok remaja terdiri dari 14 putra dan 8 putri. Untuk kelompok dewasa ada 24 putra dan veteran dimeriahkan 46 peserta seluruhnya putra. “Secara keseluruhan ada 164 peserta, terdiri dari 140 atlet putra dan 24 putri yang terbagi dalam 7 kelompok pertandingan,” ucap Bambang. Ketua PBSI Kabupaten Batang, H Sunarto, mengungkapkan, peserta kejurkab berasal baik dari utusan PBSI kecamatan, klub, maupun pelajar se Kabupaten. Dia berharap, even semacam ini bisa mendorong regenerasi alamiah atlet-atlet bulu tangkis di masing-masing tempat. “Pamor bulu tangkis sebagai olah raga yang memasyarakat akan bisa dijaga dengan baik jika pembibitan atlet di masing-masing klub, PBSI kecamatan maupun sekolah bisa berlangsung baik. Dan momentum kejurkab diharapkan pemicu dan pemacu produksi dan regenerasi atlet tersebut,” terangnya.

Sementara bagi kualitas perbulutangkisan, kejurkab juga menurut Sunarto menjadi upaya mencari dan menyeleksi bibit-bibit potensial yang akan dibina secara berkelanjutan. Dia menilai, salah satu metode efektif untuk membina mental dan skill atlet adalah melalui keikutsertaan setiap kejuaraan di berbagai jenjang.

“Kita ingin cabang bulu tangkis tidak hanya kembali menjadi olah raga yang digemari masyarakat luas, tetapi juga bagaimana atlet-atlet Batang bisa bicara di level yang lebih tinggi, baik provinsi, nasional, atau bahkan internasional,” pungkasnya. (sef)

Penulis: Akhmad Saefudin & Redaktur: Dony Widyo

Facebook Comments