Siap-siap, Tiga Perusahaan Ini Butuh 5.800 Naker

by
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Batang, Tulyono

BATANG – Kebutuhan tenaga kerja di Kabupaten Batang akan terbuka lebar di tahun 2020 ini. Peluang itu sejalan dengan adanya kepastian dari sejumlah investor yang menyatakan telah siap memulai aktivitas produksinya di pertengahan tahun nanti.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Batang, Tulyono, saat ditemui belum lama ini. Ia mengatakan, sedikitnya sudah ada tiga investor yang telah memberikan kepastian untuk melakukan penyerapan tenaga kerja.

“Ya, sudah ada tiga perusahaan yang memberikan kepastian kepada Disnakertrans untuk melakukan pencarian tenaga kerja, dengan total kebutuhan mencapai 5.800 orang,” ungkap Kepala Disnakertrans, Tulyono.

Dua di antaranya, yakni PT Wanho Investmen Indonesia di sektor replika dan mainan. Perusahaan asal Hongkong dengan nilai investasi mencapai Rp 150 miliar itu membutuhkan tenaga kerja sebanyak 2 ribu orang.

Kemudian, PT Sinar Terang Benderang, yang bergerak di sektor garmen. Perusahaan asal Korea dengan nilai investasi Rp 40 miliar ini juga telah mengajukan permintaan tenaga kerja sebanyak 2 ribu orang.

“Ada satu lagi perusahaan, namun saya lupa apa namanya, juga telah mengajukan permintaan tenaga kerja sebanyak 1,8 ribu orang. Perusahaan ini akan berdiri di Desa Wringingintung, Kecamatan Tulis,” katanya.

Saat ini, kata dia, tiga perusahaan yang akan melakukan penyerapan tenaga kerja besar besaran tersebut, tengah merampungkan proses pembangunan fisik gedung, tempat produksi. Di mana proses pembangunan tersebut ditarget mampu selesai pada bulan Agustus 2020 nanti.

“Ditargetkan bulan Agustus nanti sudah bisa operasional. Sehingga, panitia atau tim seleksi pencarian tenaga kerja ini diharapkan mampu menyediakan kebutuhan sebanyak 5.800 orang. Panitia juga diharapkan dapat melaksanakan seleksi secara transparan dan terbuka,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Batang memastikan sejumlah investor akan segera mendirikan bangunan fisik perusahaannya pada tahun 2020 ini. Khususnya, delapan perusahaan yang telah melakukan Letter Of Intent (LOI) dengan Pemkab Batang pada acara Central Java Investment Business Forum & Expo (CJIBF) 2019 lalu, di Hotel Bidakara, Jakarta.

Delapan perusahaan yang telah melakukan pendantanganan LOI dengan Pemkab Batang tersebut diantaranya, PT Taman Safari Indonesia Group di sektor pariwisata dengan nilai investasi Rp 200 miliar, PT Sinar Terang Benderang di sektor garmen dari Korea dengan nilai investasi Rp 40 miliar dan PT Wanho Investmen Indonesia di sektor replika dan mainan dari Hongkong dengan nilai investasi mencapai Rp 150 miliar.

Kemudian, PT Putra Wijaya Kusuma di sektor Industri dengan nilai Investasi Rp 1,6 triliun, PT Aman Indah Makmur dengan nilai Investasi Rp 30 Miliar, PT Bulir Padi Lintas Nusantara dengan nilai investasi Rp 20 miliar, PT Hasil Usaha Gemilang dengan nilai investasi Rp 200.000 usd, dan PT Knight Frang di Sektor Infrastruktur dengan nilai investasi Rp. 1,6 triliun.

Bupati Batang, Wihaji menyebut keberminatan sejumlah perusahaan besar untuk berinvestasi di Batang membuka jalan bagi upaya penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Batang.

“Kami sudah menghitung, kebutuhan tenaga kerja di tahun 2020 mendatang akan mencapai 10 ribu lebih. Oleh karena itu, saya mewanti wanti masyarakat setempat agar mempersiapkan diri. Jangan sampai masyarakat Batang hanya menjadi penonton saja, dengan adanya kebutuhan tenaga kerja yang sangat tinggi,” jelas Wihaji. (fel)