Bekali Siswa Aneka Softskill

by -
SILATURAHMI – Kepala MTs Muhammadiyah Batang saat berdialog dengan manajemen Radar Pekalongan dalam rangka silaturahmi.

BATANG – MTs Muhammadiyah Batang sudah beberapa tahun terakhir menerapkan program berbasis minat dan bakat. Hal ini diharapkan untuk mewadahi atau mengoptimalkan talenta yang dimiliki setiap siswa.

“Prinsip kami setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih sukses dan sukses tidak selalu diraih dari baiknya nilai akademis di dalam kelas. Di mata kami setiap anak adalah istimewa,” terang Kepala MTs Muhamadiyah Batang, M Akhirudin saat silaturahmi bersama Manajemen Radar Pekalongan, kemarin.

Diterangkan, program ini dilakukan selama tiga hari dalam seminggu, dari Senin sampai Kamis. Dalam empat hari tersebut, tiga hari digunakan untuk mengajari siswa berdasarkan pilihan minat bakatnya. Dan satu hari lainnya untuk program hafalan juz 29 atau 30.

Untuk mengakomodir banyaknya minat dan bakat siswanya, pihaknya menyiapkan 10 program. Yakni Tahfidz, Masak (fun cooking), Robotik, LKTI atau prakarya, TIK, Futsal, Badminton, Drum, Gitar, Vokal serta Bola Voli. Program Tahfidz, TIK, LKTI, vokal dilaksanakan di dalam kelas.
Sedangkan Memasak di depan kantin sekolah. Program Drum dan Gitar di lakukan di dalam studio musik. Bola Voly rutin dilakukan di sekolah. Sementara Badminton digelar di Gedung Korpri serta Futsal di GOR Wijaya Pasekaran.

“Untuk memaksimalkan kompetensi anak, kami juga datangkan guru ahli di bidangnya masing-masing,” imbunya.

Setelah diterapkan selama beberapa tahun, kini pihaknya bisa melihat perkembangan yang cukup signifikan. Bahkan dengan program ini orang tua siswa semakin mempercayakan MTs Muhamadiyah Batang sebagai madrasah belajar anak mereka. Tak hanya itu, setelah lulus pun siswa tak hanya pintar dari segi akademik, tapi juga memiliki nilai plus keagamaan, dan memiliki kompetensi tambahan sesuai minat bakatnya.

“Jadi sekarang mereka tidak hanya sekadar lulus dan matang secara akademik. Selain ada basic keagamaan, mereka punya keahlian khusus yang bisa dikembangkan untuk bekal mereka ke depan,” tandasnya. (nov)