Tanpa Syarat, Siswa Sekolah Ini Dibebaskan Uang Gedung dan SPP

by

*Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah

AKTIVITAS – Salah satu program sekolah sebagai penunjang pendidikan karakter.

KOTA – Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah membebaskan uang gedung dan SPP bagi para siswanya tanpa terkecuali. Hal ini menjadi program sekolah dan yayasan untuk menunjang minat bagi calon siswa untuk bisa ikut bergabung dengan MA Salafiyah serta menjadikan para siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi berkesempatan untuk melanjutkan kependidikan yang lebih tinggi, Selasa (28/1).

Disampaikan Kepala MA Salafiyah Drs RM Firdaus Msi kepada Radar Pekalongan, bahwa fasilitas ini bisa dinikmati oleh semua siswa tanpa ada syarat khusus, sehingga kesempatan bagi para siswa untuk bisa bergabung dengan MA Salafiyah.

“Kami memang menyediakan fasilitas ini bagi siswa, dan alhamdulillah meskipun gratis biaya operasional sekolah masih bisa berjalan lancar ditanggung oleh yayasan juga dana bantuan yang didapat dari Pemerintah,” ungkap Firdaus, sapaan akrabnya.

Selain itu, MA Salafiyah juga memiliki prestasi yang tidak kalah dengan sekolah lain baik prestasi akademik maupun non akademik. Bahkan terakhir sekolah mampu bertengger diurutan ke 9 UN se-Provinsi Jateng dari 688 sekolah se-Jateng, serta ada 9 siswa dari MA Salafiyah yang mendapatkan beasiswa bidik misi di IAIN Pekalongan.

“Tak hanya itu kelebihanya mbak, kami meskipun sekolah MA juga memiliki ekstra keterampilan profesional seperti SMK, misalnya otomotif, menjahit, menyulam, tata busana, komputer, taekwondo, pencak silat serta pramuka,” jelasnya.

Selain itu, penerapan akhlak yang mulia sebagai wujud pendidikan terbentuknya pendidikan karakter menjadi prioritas utama di MA Salafiyah. Karena prinsip cetak murid yang benar baru pinter.

“Kita ada program istighosah setiap satu minggu satu kali tiap malam, semua siswa berkumpul disini untuk istighosah bersama, dan itu guru sendiri yang menelateni,” imbuh Firdaus.

Bahkan kedekatan antara siswa dan guru pun bisa dibilang sudah serupa dengan kedekatan orang tua dan anaknya, sehingga tidak sedikit para siswa yang meminta sesi curhat kepada guru atas permasalahan yang dihadapi.

“Banyak guru-guru disini yang memang alumni pondok ya, jadi pendekatan juga sama seperti di pondok,” terang laki-laki yang memang alumni dari MA Salafiyah ini.

Ia juga masih memberikan kesempatan bagi para calon siswa yang belum menemukan sekolah yang dikehendaki untuk bergabung dengan MA Salafiyah, karena menurutnya MA Salafiyah ini paket komplit dunia dapat akhirat juga dapat.

“Kami berharap, para siswa bisa menjadk anak yang sholih-sholiha punya keilmuan keagamaan yang cukup, namun ilmu keterampilan dan intelektualitasnya tidak ketinggalan,” pungkas bapak 4 anak ini. (mal)