Biaya Tetap, Fasilitas Haji Dipastikan Meningkat

by
SOSIALISASI – Kantor Kemenag Kendal menggelar sosialisasi pembuatan paspor dan visa bagi calon jamaah haji, di Pendopo Tumenggung Bahurekso, kemarin.

KENDAL – Musim haji tahun 2020 ini, Kabupaten Kendal mendapatkan kuota untuk 1.060 calon jamaah haji (calhaj). Kantor Kemenag Kendal memastikan biaya haji tahun ini tak mengalami kenaikan, namun fasilitasnya justru meningkat.

“Jumlah kuota ini masih bisa bertambah, yakni untuk petugas pendamping dan calon jamaah haji khusus, seperti calon jamaah haji yang lanjut usia,” ungkap Kepala Kantor Kemenag Kendal, Saerozi, di sela kegiatan sosialisasi pembuatan paspor dan visa bagi calhaj, Rabu (22/1), di Pendopo Tumenggung Bahurekso.

Dia meminta para calhaj memiliki modal semangat, karena akan mempermudah dalam menjalankan ibadah haji, termasuk dalam mengikuti sosialisasi dan manasik haji, baik yang dilakukan oleh KBIH maupun Kemenag. “Bapak dan Ibu yang mendapat panggilan haji harus bangga, karena sudah bertahun-tahun menunggu, maka harus semangat,” ucapnya.

Saerozi menyatakan, pada musim haji tahun 2020, biaya haji masih sama dengan tahun sebelumnya alias tidak dinaikkan, tetapi fasilitasnya ditingkatkan. Di antaranya, untuk katering yang tahun lalu hanya 5 hari, namun untuk tahun ini katering ditanggung selama 41 hari. Peningkatan fasilitas lainnya adalah tentang susunan kloter ditentukan berdasarkan kota atau kabupaten. “Hal ini bisa membuat calon jamaah haji yang satu KBIH bisa menjadi satu kloter,” timpalnya.

Lanjut Saerozi, untuk zona maktab atau tempat penginapan masih di kawasan Jarwah yang lokasinya dekat dengan Ka’bah yang berjarak sekitar 750 meter dan bisa ditempuh 5 sampai 10 menit. “Insya Allah fasilitasnya semakin ditingkatkan,” terangnya.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kendal, Ahmad Zaenudin menambahkan, semua KBIH dan KUA kecamatan harus paham tentang pengurusan paspor dan visa. “Karena akan membimbing proses tahapan haji bagi calon jamaah haji,” katanya.

Ditambahkan, calon jamaah haji juga harus rajin mengikuti manasik haji, yakni minimal 6 kali. Harapannya, calhaj memahami keseluruhan pelaksanaan, sehingga bisa melaksanakan haji dengan baik,” pungkasnya. (lid)