Masyarakat Diminta Ikut Menjaga dan Merawat Taman Dr Sutomo

by
TINJAU – Bupati Wihaji melakukan peninjauan Taman Pendestrian Dr Sutomo, Kamis (16/1) siang, dengan didampingi Kepala Disperkim Batang, Eko Widiyanto.

BATANG – Bupati Batang, Wihaji, tampak terkesan dengan pembangunan Taman Pendestrian Dr Sutomo saat melakukan peninjauan, Kamis (16/1) siang, dengan didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Batang, Eko Widiyanto.

“Pembangunan Taman Sutomo ini berangkat dari kurangnya ruang terbuka hijau dan taman bermain anak yang disediakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Untuk itu, kebetulan di sepanjang Jalan Dr Sutomo ini ada lahan milik Pemda, sehingga dari hasil kesepakatan maka kita bangun taman agar masyarakat Batang bisa menikmatinya,” katanya.

Ia mengatakan, keberadaan ruang publik di tengah Kota Batang tersebut dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat, mulai dari anak anak sampai dengan orang dewasa, dan paling panting gratis. “Meski belum selesai 100 persen, karena tahun 2020 ini pekerjaannya kembali dilanjutkan, namun setiap sore hingga malam hari, masyarakat sudah ramai memadati lokasi Taman Sutomo ini,” terangnya.

Menurut Wihaji, keberadaan gerai atau galeri berbentuk kapal yang ada di lokasi Taman Sutomo tersebut akan digunakan sebagai tempat untuk memamerkan dan menjual produk produk khas Batang.

“Gerai atau galeri ini akan kita isi dengan produk khas Batang, seperti batik, oleh oleh berupa kaos, gantungan kunci dan lain sebagainya. Untuk sementara, daya tampung galeri ini masih bisa untuk memuat tiga pelaku usaha saja,” bebernya.

Akan tetapi, kata dia, galeri tersebut saat ini belum siap untuk digunakan dan masih dalam tahap perbaikan. Sebab, belum lama pekerjaan pembangunan galeri itu selesai, ada oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab yang mencoba untuk merusak fasilitas publik tersebut.

“Galeri masih kita tata, karena ternyata ada tangan tangan jahil. Ada oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab, di mana galery yang masih dalam keadaan terkunci, namun dipaksa dibuka dan akhirnya jebol. Oleh karenanya, saya perintahkan untuk dibenahi dan tata ulang terlebih dahulu. Sehingga ke depan apabila sudah ada beberapa produk yang dijual, keamanannya dapat terjaga,” jelasnya.

Terakhir, Bupati Wihaji berharap, agar masyarakat dapat menjaga ketertiban dan kebersihan Taman Sutomo. Sehingga kondisinya dapat terus terlihat cantik dan tertata rapi.

“Ini kan ruang publik, saya yakin disenangi oleh semua kalangan masyarakat. Oleh karena itu, agar daya kunjung masyarakat tetap tinggi, maka tolong jaga ketertiban. Seandainya nanti ada yang ingin usaha UMKM, maka bisa koordinasi dengan kita, sehingga akan kita tatakan, supaya tidak mengganggu ruang terbuka yang sudah ada ini,” tegasnya. (fel)