Awal Tahun, OPD Diminta Langsung Gaspol

by

*2020, Tahun Terakhir RPJMD Mirna-Masrur

ARAHAN – Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal, Winarno, memberikan arahan kepada ASN saat apel pagi, kemarin.

KENDAL – Tahun 2020 ini menjadi tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal di bawah kepemimpinan Bupati Mirna Annisa dan Wabup Masrur Masykur. Untuk itu, jajaran OPD diminta langsung gaspol memulai realisasi pekerjaan di awal tahun.

Pesan itu disampaikan Bupati Mirna Annisa melalui sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal, Winarno SH MM, saat apel pagi di halaman Gedung A Kantor Setda Kendal, Senin (6/1).

Bupati berharap, semua program kegiatan yang akan dikerjakan di tahun 2020 agar dilaksanakan dengan lebih baik lagi dari sebelumnya. Tantangan pelaksanaan tugas tahun ini disebut Bupati lebih berat dan membutuhkan peningkatan kinerja dan professionalitas tinggi dari seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kendal. “Dengan melibatkan masyarakat, hasil kinerja tahun 2020 harus lebih baik dari tahun 2019, termasuk dalam menghadapi segala permasalahan di awal musim penghujan ini,” pesan Bupati.

Dijelaskan, tahun 2020 merupakan tahun terakhir bagi pelaksanaan program pembangunan jangka menengah (RPJMD) di Kabupaten Kendal di bawah kepemimpinan Bupati Mirna Annisa dan Wabup Masrur Masykur periode 2015-2020. Tahun ini, Pemkab akan melaksanakan pembangunan tahunan ke 5 dengan spirit Kendal Berdaya Saing yang menitik-beratkan pada peningkatan investasi yang maju, tata kelola pemerintahan yang profesional dan kondisi daerah yang baik.

Terlebih, Perpres 85/2019 juga telah menetapkan Kabupaten kendal sebagai wilayah pengembangan ekonomi khusus, karena dinilai memiliki keunggulan ekonomi yang memadai. “Maka secara kelembagaan harus kita dorong percepatan guna menunjang perluasan pembangunan ekonomi nasional,” kata Bupati.

Untuk itu, dia meminta OPD segera melaksanakan seluruh program kegiatan sejak awal tahun. Semua pekerjaan yang melibatkan pihak ketiga agar secepatnya dilelangkan. “Jangan sampai menunda pekerjaan yang sudah bisa mulai dikerjakan,” tandas Bupati seperti disampaikan Winarno. (red)