OPD Pengelola Proyek Diminta Tancap gas

by

*Cegah Penumpukan Pekerjaan di Akhir Tahun

Sekretaris Komisi D DPRD Batang, Hj Nur Cahyaningsih SH MKn

BATANG – Komisi D DPRD Batang meminta jajaran OPD pengelola proyek konstruksi untuk langsung tancap gas di awal tahun. Langkah itu diperlukan untuk mengantisipasi penumpukan pekerjaan fisik di akhir tahun, seperti sering terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

“Kami mengimbau Pemkab Batang agar sesegera mungkin memulai proses pengadaan untuk proyek-proyek fisik. Jangan sampai lelangnya terlambat, sehingga waktu pelaksanaan pekerjaan juga semakin pendek,” ungkap Sekretaris Komisi D DPRD Batang, Hj Nur Cahyaningsih SH MKn, Senin (6/1).

Politisi Gerindra itu terutama memberikan penekanan khusus bagi pekerjaan fisik beranggaran besar atau memiliki tingkat kerumitan konstruksi yang tinggi. Menurut Nur Cahya, semakin cepat proses lelang, maka peluang untuk menyelesaikan pekerjaan semakin tinggi.

“Dalam banyak kasus, karena lelang yang mundur hingga mendekati pertengahan tahun, maka estimasi waktu kontrak kian mepet ke akhir tahun anggaran. Padahal, saat habis masa kontrak, toh belum tentu kontraktor sudah menyelesaikan pekerjaan, entah itu karena kendala teknis dan non teknis, atau rekanan yang kurang profesional. Nah, kalau saja sisa akhir kontrak itu masih ada sisa waktu cukup banyak dari akhir tahun anggaran, tentu kesempatan perpanjangan untuk menyelesaikan pekerjaan semakin memungkinkan,” beber Nur Cahya.

Bahkan, meskipun regulasi memungkinkan untuk perpanjangan masa kontrak melewati tahun anggaran, namun dia khawatir kesempatan itu menjadi kurang efektif. “Ini soal psikologis juga, bahwa akhir tahun anggaran itu memang suasananya kan gemrungsung, karena pekerjaan menumpuk, proses pencairan juga mengantri. Kami berharap, OPD bisa banyak belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (sef)