Tinjau Pompa Pengendali Banjir di Pekalongan, Ganjar: Harus Dirawat dan Dibersihkan sampai Kincling!

by

KOTA PEKALONGAN – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan roadshow di Kota Pekalongan untuk mengecek kesiapan Pemkot Pekalongan dalam mengantisipasi terjadinya banjir di musim penghujan ini, Jumat (3/1/2020).

Dalam kunjungan kerjanya ini, Gubernur Ganjar meninjau dan mengecek kesiapan pompa pengendali banjir yang telah dibangun menggunakan APBD Provinsi Jawa Tengah apakah terawat dan berfungsi dengan baik atau tidak.

Lokasi pertama yang dikunjungi Ganjar adalah rumah pompa dan stasiun pompa di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.



Di sini, Ganjar mengecek langsung operasional dan perawatan mesin pompa pengendali banjir yang telah dibangun sejak 2016, serta satu stasiun pompa yang baru selesai dibangun.

Pada kesempatan tersebut, Ganjar berpesan kepada petugas jaga pompa dan Pemkot Pekalongan untuk merawat sarana prasarana pengendali banjir tersebut. “Harus dirawat dan dijaga kebersihannya, sampai kincling!” tegas Ganjar.

Untuk menunjukkan keseriusannya atas pesannya tersebut, Gubernur bahkan langsung mencontohkan mengelap sendiri mesin pompa yang telah terpasang di tempat tersebut. “Tempat ini harus sering dijadikan. Jangan dijadikan gudang dan jangan ada sampah,” pesannya.

Ganjar juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan terutama di sungai dan tidak membuang limbah ke sungai.

Turut mendampingi kunjungan Gubernur, diantaranya sejumlah pejabat dari Pemprov Jawa Tengah, Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz, Sekda Kota Pekalongan, para Asisten Setda Kota Pekalongan, BPBD, Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Kepala Satpol PP Kota Pekalongan Sri Budi Santoso, Kapolres Pekalongan Kota, Anggota TNI dari Kodim 0710/Pekalongan, dan aparat kecamatan serta kelurahan setempat.

Selesai meninjau pompa pengendali banjir di Kelurahan Pasirkratonkramat, Gubernur Ganjar Pranowo melanjutkan kunjungan ke lokasi berikutnya yakni ke Kelurahan Padukuhankraton, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan yang merupakan daerah rawan potensi banjir. Agenda berikutnya, Gubernur beserta rombongan dijadwalkan meninjau Tanggul Rob yang dikerjakan BBWS menggunakan anggaran APBN. (way)