Longsor di Empat Desa, 4 Rumah Jebol

by
DINDING RUMAH JEBOL – Dinding dapur rumah Toari (50), warga Dukuh Gunung Atas RT 02 RW 05, Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, jebol diterjang tebing di belakang rumahnya yang longsor.

PANINGGARAN – Bencana longsor terjadi di empat desa di Kecamatan peninggaran. Empat rumah di empat desa tersebut diterjang tebing yang longsor hingga dinding rumah mereka jebol.

Keempat rumah ini masing-masing milik Hermanto (57), warga Dukuh Blanding RT 05 RW 01, Desa Botosari, Toari (50), warga Dukuh Gunung Atas RT 02 RW 05, Desa Paninggaran, Slamet (40), warga Dukuh Kembang RT 2 RW 3, Desa Sawangan, dan Casmad (50), warga Dukuh Tamansari, Desa Tanggeran.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana itu. Namun, keempat korban diperkirakan mengalami kerugian jutaan rupiah karena bagian tembok rumahnya jebol diterjang longsor. Warga bersama aparat terkait seperti TNI dan Polri, Kamis (2/1) pagi, bekerja bakti membersihkan material longsor yang menghantam rumah tersebut.

Pjs Danramil Paninggaran Lettu Inf Jumarno, kemarin, menerangkan, kejadian longsor terjadi pada Kamis kemarin, sekitar pukul 05.00 WIB. Longsor diakibatkan tanah yang labil dan guyuran hujan yang lebat, sehingga tebing setinggi 10 meter yang berada di belakang rumah Hermanto longsor dan menimpa dapur rumahnya.

“Longsor terjadi tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB, disebabkan karena hujan yang lebat dan struktur tanah yang labil dan tidak ada pohon maupun bangunan penyangga sehingga tebing setinggi 10 tersebut longsor dan menimpa dapur rumah warga,” jelas Danramil.

Mendapat laporan dari petugas piket, Danramil Jumarno langsung memerintahkan Babinsanya untuk mengecek dan membantu membersihkan material longsor yang terjadi. Kades Paninggaran Rusdiyono, mengatakan, longsor juga menimpa salah satu rumah warganya, yakni Toari, warga Dukuh Gunung Atas.

Dikatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana itu. Namun, dinding dapur rumah korban sepanjang 5 meter jebol akibat diterjang tebing setinggi 10 meter dengan panjang 7 meter di belakang rumahnya yang longsor. Akibat longsor itu, material longsoran dan pohon mengenai atap dapur dan menjebol dinding dapur rumah korban. Korban diperkirakan mengalami kerugian Rp 5 juta.

“Warga kerja bakti untuk membersihkan material longsoran. Bantuan bencana dari BPBD Kabupaten Pekalongan telah sampai dan diterima keluarga Toari,” terang dia.

Sementara itu, Yulianto Effendi (38), warga Desa Sawangan, menerangkan, rumah Slamet pada Rabu (1/1), pukul 17.10 WIB, diterjang longsor tebing setinggi 5 meter dan lebar 5 meter di samping rumahnya. “Tebing longsor menimpa samping rumah Slamet hingga jebol,” kata dia.

Longsor juga terjadi di Dukuh Tamansari, Desa Tanggeran, Rabu (1/1), pukul 17.30 WIB. Tebing yang longsor ini mengenai bangunan belakang rumah Casmad (50). Bencana alam tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya tembok bangunan belakang rumah korban jebol, dengan taksiran kerugian Rp 2 juta. Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, menyatakan, bantuan sudah dikirim ke lokasi bencana. (had)