KPPN Pekalongan Imbau Satker Lakukan Review 2020

by

*Refleksi Anggaran 2019

POTONG – Pemotongan tumpeng oleh Kepala KPPN Pekalongan sebagai ungkapan rasa syukur atas capain 2019.

KOTA – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pekalongan mengimbau kepada satuan kerja yang menerima DIPA untuk melakukan review tahun 2020, sehingga penyerapan anggaran bisa dilakukan lebih cepat.

Hal tersebut disampaikan Kepala KPPN Pekalongan Wahyu Harmono, kepada Radar Pekalongan usai menggelar refleksi anggaran 2019 yang bertempat di KPPN Pekalongan, Selasa (31/12).

“Karena anggaran tahun 2020 kan kita rencanakan sejak awal tahun, jadi sejak awal nih satuan kerja harus sudah melakukan pengadaan barang dan jasa, lelang serta segera melakukan penyetoran ke KPPN Pekalongan. Sehingga nanti bisa terserap lebih cepat anggaranya dan bisa dirasakan pada tahun itu,” ungkap Wahyu.

Ditambahkannya, melihat pencapaian yang diraih oleh KPPN Pekalongan sepanjang tahun 2019, ia mengaku optimis bahwa tahun 2020 bisa dilakukan dengan lebih baik.

“Jumlah Satuan Kerja yang dilayani KPPN Pekalongan sebanyak 67 satuan kerja Kementerian/Lembaga di wilayah kami yaitu Kota dan Kabupaten Pekalongan serta Kabupaten Batang. Satker ini berfungsi untuk membantu melakukan tugas dan fungsinya, karena memang dana adalah modal dasar mereka untuk menjalankan tugasnya,” imbuhnya.

Sepanjang 2019 menurut Wahyu, capaian lebih baik dibandingkan tahun 2018. Hal ini terlihat dari serapan anggaran sebesar Rp1,05 triliun. Dengan realisasi hingga 31 Desember sebesar Rp 1,045 triliun yang mencapai 99,51% mendekati angka 100%, terlebih konsistensi progres setiap triwulan selalu baik.

“Kalau evaluasi nasional, biasanya progres akan lebih pesat pada tahun triwulan 3. Tapi kalau kita enggak, pertumbuhan setiap triwulannya konsisten 8-9% ,nah ini memang apresiasi kerja tersendiri bagi kami,” jelasnya.

Realisasi ini meningkat dibandingkan realisasi tahun 2018 sebesar 96,79%. Total kontrak yang didaftarkan pada KPPN Pekalongan sebanyak 257 kontrak dan sampai dengan 31 Desember 2019 seluruh kontrak telah diselesaikan.

Pada tahun 2019, lanjut dia, alokasi dana APBN yang disalurkan telah berhasil membiayai kegiatan rutin operasional Satuan Kerja, pembayaran gaji pegawai, pembayaran bantuan sosial ke masyarakat serta beberapa pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur yang telah diselesaikan pada tahun 2019 antara lain pembangunan kompleks kampus IAIN Pekalongan, gedung perkantoran Kantor Pertanahan Kota Pekalongan dan gedung sarana prasarana belajar pada MAN Insan Cendekia Pekalongan.

“Dalam rangka memonitoring pelaksanaan kinerja anggaran Satuan Kerja, terdapat 12 Indikator yang digunakan dalam mengukur Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2019 di KPPN Pekaongan, dengan nilai mencapai 96.50 point dari skala 100. Nilai ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2018 yang hanya mencapai 95.41” Terangnya

Disamping penyaluran dana APBN untuk Satker Kementerian/Lembaga, KPPN Pekalongan juga menyalurkan pula Dana Desa dan Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK Fisik) sebagai bagian dari Dana Transfer ke Daerah kepada Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan.

Untuk Dana Desa disalurkan kepada 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang dengan Alokasi pada Tahun 2019 sebesar Rp 451,469 miliar mencapai 99.86 persen dari pagu Rp 452,076 miliar.

Sementara untuk Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK Fisik) yang disalurkan di 3 wilayah tersebut pada tahun 2019 mencapai 90.3% dari Pagu. Catatan khusus bagi Wahyu untuk KPPN Pekalongan ditahun 2020 adalah bisa melaksanakan tugas dengan lebih baik, serta pihaknya akan mengawal lebih khusus kepada satuan kerja yang memiliki anggaran belanja besar hingga milyaran rupiah.(mal).