Setahun, 25 Orang Bunuh Diri, karena Utang hingga Patah Hati

by
Olah TKP kasus bunuh diri di Sragen (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Kasus bunuh diri di Kabupaten Sragen selama dua tahun terakhir cukup tinggi. Tahun lalu mencapai 26 kasus. Sedangkan di 2019 mencapai 25 kasus. Mayoritas gantung diri dan terjun ke sungai.

Kasat Binmas AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyebut faktor penyebab bunuh diri karena depresi. Baik tersandung utang piutang, penyakit kronis, hingga patah hati.

“Kondisi demikian butuh penyuluhan dan pendekatan kepada masyarakat. Melibatkan bhabinkamtibmas,” terang Agus.

Jajaran Polres Sragen sudah melakukan pendekatan dan penyuluhan kepada warga. “Mungkin bisa digali informasi dari indikasi-indikasi yang terlihat. Seperti sakit menahun atau mengalami beban sosial,” paparnya.

Wakapolres Sragen Kompol Saprodin menambahkan pencegahan bunih diri melibatkan bhabinkamtibmas, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat. “Bisa disampaikan ke masyarakat bahwa bunuh diri itu dosa. Sementara menurut undang-undang, tersangkanya ya korban itu sendiri,” bebernya. (rs/din/per/JPR)