Peluang Calon Perseorangan Belum Dilirik

by

*Belum Ada Konsultasi

SOSIALISASI – KPU Kota Pekalongan menggelar Sosialisasi Pencalonan Perseorangan bersama stakeholder di Ruang Jetayu, Setda Kota Pekalongan, Senin (30/12).

KOTA – Sejak syarat calon peseorangan diumumkan oleh KPU Kota Pekalongan pada 3 Desember sampai 16 Desember lalu, hingga saat ini belum ada kandidat yang melakukan konsultasi ke KPU Kota Pekalongan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua KPU Kota Pekalongan, Rahmi Rosyada Toha saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Pencalonan Perseorangan bersama stakeholder di Ruang Jetayu, Setda Kota Pekalongan, Senin (30/12). “KPU sampai saat ini belum pernah menerima konsultasi tentang calon perseorangan. Kita tunggu saja, apakah ada calon perseorangan yang maju,” tuturnya.

Seperti diketahui, untuk syarat calon perseorangan yakni mengumpulkan dukungan minimal sebanyak 22.586 yang paling sedikit tersebar di tiga kecamatan. Untuk penyerahan syarat dukungan sendiri, akan dimulai pada 19 Februari sampai 23 Februari tahun 2020 mendatang. Rahmi menyatakan, jumlah dukungan minimal tersebut didasarkan pada DPT terakhir di Kota Pekalongan yakni sebesar 225.859 dan dikalikan 10%.

Sejak melakukan launching tahapan Pilwalkot tahun 2020 pada 15 Desember lalu, KPU dikatakan Rahmi sudah melakukan beberapa pekerjaan. Salah satunya dengan menerbitkan berbagai surat keputusan. “SK yang kami terbitkan sudah banyak. Kenapa, karena dalam Pilkada ada ciri khas sehingga harus membuat surat keputusan yang merupakan turunan dari SK KPU RI,” jelasnya.

Beberapa SK yang sudah diterbitkan yakni SK tahapan, kemudian jumlah minimal dukungan persyaratan dan persebaran calon perseorangan, dan SK maskot serta jingle Pilwalkot 2020. Dikatakan Rahmi, tahapan Pilkada memqang tidak terlalu panjang seperti Pemilu tahun 2019. Namun setiap tahapan lebih detail dan rigit.

Dalam kegiatan tersebut, hadir beberapa stakeholder diantaranya Wali Kota Pekalongan, M Saelany Machfudz, Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan, Sutaji, perwakilan Forkopimda, Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih dan jajarannya, serta perwakilan partai politik di Kota Pekalongan.

Wali Kota Pekalongan dalam sambutannya berharap bahwa sosialisasi yang digelar KPU dapat memberikan pemahaman kepada seluruh stakeholder terkait tahapan pencalonan perseorangan. Wali Kota juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada KPU yang telah sukses menggelar Pemilu 2019 tanpa kendala berarti.

Menurut Wali Kota, Pemilu 2019 menjadi pengalaman yang luar biasa bagi KPU. “Ini pengalaman yang luar biasa bagi KPU, sebelumnya tidak ada yang seperti itu. Sehingga setelah mendapatkan pengalaman itu, tanpa adanya kendala yang berarti, menurut saya KPU akan mudah untuk menggelar Pilkada Kota Pekalongan,” tuturnya.

Dia berharap, melalui berbagai sosialisasi yang dilaksanakan ini bisa turut memberikan pemahaman kepada masyarakat sehingga ke depan akan lahir pemimpin di kota Pekalongan sesuai harapan masyarakat. Yakni pemimpin yang amanah dan profesional.(nul)