Hotel Santika Launching Ono Kopi

by
LAUNCHING – Jajaran managemen Hotel Santika Pekalongan tengah melaunching “Ono Kopi” sebagai salah satu produknya, Kamis (5/12).

PEKALONGAN – Hotel Santika Pekalongan tak henti-hentinya berinovasi dalam produk makanan dan minuman. Baru saja melaunching “Iki Pie” dan Bronut beberapa bulan lalu, kemarin Kamis malam, (5/11). Manajement hotel kembali melaunching produk Es Kopi Mantan dengan nama Ono Kopi.

Launching yang dikemas santai dalam bentuk gala dinner, Press Conference, hingga testimoni produk tersebut di hadiri oleh manajement Hotel dan Wartawan se Kota Pekalongan.

GM Hotel Santika Pekalongan, Agung Susanto, mengungkapkan bahwa motivasi Hotel Santika Pekalongan melaunching Es Kopi Mantan dengan nama Ono Kopi terinspirasi dari peluang bisnis produk makanan dan minuman yang menjanjikan pasca tersambungnya seluruh ruas tol Trans Jawa.

“Untuk motivasi sendiri, kan kami sudah mengeluarkan beberapa produk oleh-oleh yang pertama bronut, kemudian “Iki Pie”, kemudian diakhir tahun dengan tersambungnya tol pulau Jawa ini kami yakin bahwa Potensi untuk oleh-oleh di luar makanan akan menjadi lebih meningkat. Contoh salah satunya adalah minuman,” ungkapnya.

Selain itu, motivasi lainnya adalah hendak menyuguhkan Kopi yang bisa dikonsumsi oleh semua kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

“Kami membuat Ono Kopi karena karena Ono Kopi ini bisa dikonsumsi oleh semua kalangan dari mulai yang kecil hingga dewasa, karena basenya Robusta, jadi aman untuk perut kita,” jelasnya.

Motivasi lain yang tak kalah menarik adalah karena mereka memiliki konsep untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi penggunaan sampah plastik.

“Lainnya sendiri kami mengusung go green karena kami sedikit banyak membantu pemerintah dalam menyayangi sampah plastik. Jadi kemesan kita untuk Ono Kopi itu kita gunakan Kap yang bertahan dasar dari kertas. Salah satunya adalah untuk Packaging yang dibawah keluar dari hotel Santika Pekalongan menggunakan tumbler, sehingga tumbler tersebut bisa digunakan ketika sudah tidak dipake lagi,” paparnya.

Sasaran penikmat Ono Kopi ini untuk sementara ini di fokuskan adalah tamu yang menginap di hotel Santika Pekalongan. Tapi kata dia, tidak menutup kemungkinan nanti ketika sudah launching ini, mudah-mudahan akan memberikan tambahan varian untuk masyarakat di kota Pekalongan sendiri. “Yang kita tahu bahwa Kopi ini sudah menjadi hal yang biasa di Kota Pekalongan,” tambahnya.

Ono kopi berbeda dari yang lain, perbedaan Ono Kopi sendiri adalah kopi yang biasa dinikmati diluar pake Es batu putih, di Hotel Santika Pekalongan dicoba kreasi baru es batu berwarna hitam menggunakan kopi.

“Jadi ketika es batu mencair tidak akan merubah rasa dari kopi tersebut. Terkadang kalau pakek es batu biasa warna dan rasa akan berubah seiring es batu mencair,” jelasnya.

Pihaknya mengaku bahwa sebenernya produk ini sudah kami viral dari satu bulan lalu dan respon masyarakat sangat antusias, khususnya konsumen yang ada di Santika Pekalongan.

“Untuk variannya sendiri khusus baru satu yakni Es Kopi susu mantan, meski dari segi nama sedikit kurang aneh di telinga tetapi ini singkatan dari Mantapnya Kelewatan. Jadi memang dibuat agak berbeda,” ujarnya.

Kendati dari segi varian tidak ada, tetapi pihaknya membuat dua versi kopinya yakni versi soft dan strong. “Jadi untuk versi strong sendiri bagi mereka yang suka kopi. Ini juga masukan dari konsumen supaya ada yang strongnya.”

Adapun bahan dasar kopinya sendiri menggunakan kopi berasal dari Semendung, perbatasan antara Lampung dan Palembang. Produksinya memang tidak banyak, tapi memang kami olah sendiri. Supaya bahan dasar ini tidak dipake oleh produk lain.Jadi memang spesial.

Terkait penggunaan produk lokal, sementara kami ingin sekali, tapi sampai sekarang masih menggali produk yang robusta. Terutama yang 90% Robusta ini diambil dari produsennya. (adv/ap3)