Dukung Kinerja Satpol PP, Dewan Batang Studi ke DPRD Kota Denpasar

by
BERIKAN – Ketua DPRD Batang, Maulana Yusup selaku pimpinan rombongan saat memberikan cindera mata saat kunjungan kerja ke DPRD Kota Denpasar, Jumat (29/11).

DENPASAR – Komisi A DRPD Batang melakoni kunjungan kerja ke DRPD Kota Denpasar, Jumat (29/11). Mereka ingin belajar terkait kebijakan DPRD Kota Denpasar dalam mendukung kinerja satpol PP setempat.

Perwakilan Sekretariat DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Pande yang menerima kunjungan itu menyampaikan, ada beberapa kebijakan yang dikeluarkan DPRD Kota Denpasar untuk mendukung kinerja Satpol PP Kota Denpasar. Salah satunya dengan mendukung program seperti sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

“Jadi perda yang sudah dibuat dan kami sahkan tentunya kami bantu untuk memantau penindakannya. Salah satunya dengan sidak dan Satpol PP Kota Denpasar akhir-akhir ini gencar melaksanakan penindakan baik berdasarkan monev di lapangan maupun pengaduan masyarakat. Seperti Sidak Adminduk, bangunan dan usaha tanpa ijin, praktik prostitusi, PKL, ketertiban umum, serta Kawasan Tanpa Rokok (KTR),” jelasnya.

Dlam kesempatan itu, Satpol PP juga melaksanakan sidang Tipiring bagi masyarakat yang terjaring dan kedapatan melanggar perda. “Sidang Tipiring ini merupakan upaya memberikan efek jera bagi masyarakat yang melanggar perda. Ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan penegakan perda dan mensosialisasikan perda itu sendiri, sehingga masyarakat dapat mentaatinya,” jelasnya.

Menanggapi program tersebut, anggota Komisi A DPRD Batang, Teguh Raharjo mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, DRPD dan Satpol PP Kota Denpasar sudah bersinergi secara apik untuk memberikan ketegasan kepada masyarakat yang sudah melanggar Perda.

Tak hanya memberikan pendisiplinan, para pelanggar juga diberikan pembinaan. Sehingga tak hanya jera dalam melanggar Perda, tetapi juga punya kesadaran untuk tidak mengulang pelanggaran.

“Sidang tipiring ini kami rasa bisa memberikan efek jera sekaligus sebagai wahana sosialisasi perda bagi masyarakat. Para pelanggar juga nantinya dikembalikan untuk dilakukan pembinaan serta diberikan arahan untuk tidak melanggar Perda. Sehingga ini bagus sebagai upaya pendisiplinan dan edukasi bagi masyarakat untuk lebih mematuhi perda,” pungkas Politikus PDI Perjuangan itu. (nov)