Tinggalkan Birokrasi Berbelit

by
BERI BEASISWA – Bupati Asip Kholbihi didampingi Ketua Korpri Mukaromah Syakoer menyerahkan beasiswa kepada pelajar usai upacara peringatan HUT Korpri ke-48 tahun 2019 di Alun-alun Kajen, kemarin.

Korpri Harus Siap di Era Industri 4.0

Di era industri 4.0, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada, inovatif, dan meninggalkan hal yang bersifat rutinitas.

Pesan itu disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi ditemui usai menjadi inspektur upacara peringatan HUT Korpri ke-48 tahun 2019 di Alun-alun Kota Kajen, kemarin. Dalam sambutannya, Bupati membacakan amanat dari Presiden Indonesia Joko Widodo. Di era industri 4.0 dan kemajuan teknologi, Bupati meminta ASN harus mampu memanfaatkan teknologi. Selain itu, lanjut dia, inovasi menjadi garda depan bagi Korpri, sekaligus meninggalkan hal yang bersifat rutinitas.

“Birokrasi yang berbelit, ayo kita tinggalkan. Hal ini demi melayani masyarakat. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat dan akurat,” ujar Bupati.

Menurutnya, dalam hal ini ada dua pendekatan, yaitu pendekatan proses dan hasil. Ia menekankan agar pendekatan hasil diutamakan, tetapi sebagai seorang birokrasi tata aturan main juga harus dipegang.

“Kami menggarisbawahi bahwa pendekatan proses itu hal yang penting, kemudian pendekatan hasil juga sama penting. Oleh karena itu, dua-duanya harus berjalan seiringan,” ungkapnya.

Ia berharap, kepada seluruh ASN di Kabupaten Pekalongan untuk bersatu padu, mewujudkan cita-cita bersama, yaitu menghadirkan kesejahteraan untuk masyarakat. Sementara itu, Ketua Korpri Kabupaten Pekalongan yang juga Sekda, Mukaromah Syakoer, berharap, Korpri ke depan semakin solid, karena itu merupakan modal dasar untuk bekerja semakin baik. “Karena dengan solid itu kita bisa melaksanakan tugas sesuai dengan norma yang ada dan perundang-undangan yang berlaku. Tujuannya hanya satu melayani masyarakat agar masyarakat Kabupaten Pekalongan lebih sejahtera sesuai dengan visi misi Bupati dan 12 Mandat Rakyat,” ujar dia. (had)