Maksimalkan Potensi, Latih Siswa Berkompetisi

by

*MA Salafiyah Simbang Kulon

PEMBELAJARAN – Suasana kegiatan pembelajaran para siswa MA Salafiyah Simbang Kulon, Kamis (17/10).

BUARAN – Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Simbang Kulon senantiasa berupaya memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki oleh para siswanya. Tidak terbatas pada bidang keagamaan maupun akademik saja, namun juga bidang-bidang lain yang dimiliki siswa.

Demikian disampaikan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MA Salafiyah Simbang Kulon, Amik Fahmi. Sesuai dengan intrukai Kepala Madrasah, KH Muslih Khudlori, MA Salafiyah Simbang Kulon harus menjadi wadah yang ideal bagi para siswa. Pasalnya potensi siswa sangatlah beragam, tidak hanya dalam bidang keagamaan melainkan juga bidang akademik maupun non akademik. Sebagai penyelenggara pendidikan berbasis madrasah dibawah payung Kementerian Keagamaan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, MA Salafiyah Simbangkulon bertekad untuk bisa memfasilitasi seluruh potensi dan minat bakat siswa.

Kendati demikian, pendalaman agama tetap menjadi pondasi yang senantiasa dipegang teguh oleh MA Salafiyah Simbang Kulon. “Pendalaman agama tentu arahnya pada karakter atau adab para siswa sehingga dari situ akan terbentuk sopan santun, dan menghargai gurunya. Tapi di sisi lain, siswa juga punya beragam potensi yang harus bisa digali dan dikembangkan,” tuturnya.

Dalam berbagai kesempatan, pihaknya berupaya untuk dapat tampil dan berpartisipasi, baik dalam event kejuaraan di tingkat kabupaten ataupun provinsi, namun juga tidak menutup kemungkinan maju di tingkat nasional maupun internasional. “Yang terpenting adalah ikhtiar, upayakan yang terbaik. Apapun hasilnya itu urusan belakangan,” imbuhnya.

Berbekal semangat serta doa para kiai, pihaknya berharap MA Salafiyah Simbang Kulon semakin berkembang dan mampu mencetak generasi yang cerdas, berbakat, dan juga beradab.

Beberapa kali pihaknya juga telah mampu membuktikan bahwa MA Simbang Kulon dapat bersaing dan berprestasi di kancah provinsi maupun nasional. “Kami juga berusaha melatih mental siswa agar siap untuk berkompetisi. Apapun hasilnya, yang terpenting adalah utamakan usaha dan doa,” pungkasnya. (yak)