Progres Jembatan Gantung Bodri-Patebon Dipertanyakan

oleh -

*Warga Berharap Bisa Segera Rampung

BERHARAP – Warga berharap proyek jembatan gantung Bodri-Patebon, yang dikerjakan sejak Oktober, 2018, segera rampung.

KENDAL – Pengerjaan proyek pembangunan jembatan gantung Bodri-Patebon yang dimulai sejak Oktober 2018 silam tak juga menunjukkan tanda-tanda akan selesai. Padahal, warga setempat sangat mengharapkan selesainya pembangunan jembatan yang dikelola langsung Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu.

Kasi Pemerintahan Desa Kumpulrejo, Kecamatan Patebon, Chumaidi mengatakan, jembatan gantung Bodri-Patebon melintang di atas Kali Bodri berada di Tanggul Malang itu sangat vital bagi masyarakat di dua kecamatan. Sebab jembatan gantung tersebut nantinya dapat menghubungkan beberapa desa di Patebon dan Cepiring. “Warga banyak yang menanyakan, kapan jembatan itu kelar dikerjakan dan bisa dilalui sebagai akses penghubung,” katanya, Kamis (28/11).

Chumaidi mengungkapkan, keberadaan jembatan itu sangat penting untuk mobilitas warga, karena bisa memangkas jarak tempuh dari dua kecamatan. Sejumlah desa di Kecamatan Patebon yang bakal menikmati keberadaan jembatan itu adalah Kumpulrejo, Wonosari, Pidodo Kulon, Pidodo Wetan dengan desa di Kecamatan Cepiring seperti Korowelang Kulon dan Korowelang Anyar. “Selama ini warga memanfaatkan perahu penyeberangan antar kecamatan,” ungkapnya.

Chumaidi menyatakan, perahu itu hanya bisa digunakan pejalan kaki dan sepeda onthel. Bagi pengguna motor dan mobil, harus memutar melalui jalur pantura dengan jarak kurang lebih tujuh kilometer. “Misal, untuk dapat mempercepat proses pembangunan, sejumlah desa siap jika harus memberikan surat dukungan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kendal, Sugiyono mengatakan, jembatan tersebut dibangun oleh Kementerian PUPR dengan panjang 200 meter dan lebar 1,8 meter. Jembatan hanya bisa dilalui pejalan kaki, sepeda onthel, dan sepeda motor. “Sudah sampai tahap pembangungan tiang pancang untuk sisi barat. Kontraktor masih menunggu badan jembatan dikirim ke Kendal,” katanya. (lid)