Pelanggaran Bawah Umur Tinggi, Satlantas Siap Intensifkan Dikmas

by
RAZIA – Satlantas Polres Kendal saat menggelar razia kendaraan bermotor dalam Operasi Zebra Candi 2019 kemarin.

KENDAL – Selama Operasi Zebra Candi 2019 yang berakhir 5 November kemarin, Satlantas Polres Kendal berhasil menindak hingga 3.147 pelanggar. Dari jumlah tersebut, jenis pelanggaran paling banyak adalah pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan, yakni sebanyak 929 pelanggaran.

Sementara pelanggaran lainnya, yakni tidak mengenakan helm sebanyak 794, lalu 455 adalah pengendara yang masih di bawah umur. Yang disebut terakhir itu umumnya pelajar yang tidak bisa menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kasatlantas Polres Kendal, AKP Firdaus Yudhatama mengatakan, pada operasi Zebra 2019 ini jumlah pelanggaran terbilang menurun bila dibanding operasi sebelumnya. Hal ini karena target tilang tahun sebelumnya lebih tinggi dari tahun ini. Daerah operasi terbagi dalam dua kategori, yaitu pagi dan sore, untuk pagi berada di daerah Gemuh, perbatasan Kalikuto, perbatasan Kaliwungu dan jalan Tentaran Pelajar. “Untuk sore hari berfokus pada Mapolres Kendal, Kawasan Kecamatan Kota Kendal (Jalur Pantura) dan di Jalur Soekarno-Hatta depan Gereja St Antonius Padua,” katanya, kemarin.

Sementara menyikapi masih tingginya pelanggaran dari kalangan pelajar yang belum mencukupi umur, pihaknya akan meningkatkan program Pendidikan dan Penyuluhan Masyarakat (Dikmas) ke beberapa sekolah. “Penyuluhan di sekolah, nanti penekanannya pada pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya serta manganjurkan untuk tidak berkendara di jalan raya jika tidak memiliki SIM,” pungkasnya.(fik)