Awas Calo CPNS! BKD Diminta Informasikan Secara Luas

by
KUNKER – Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan melakukan kunker ke BKD dan Diklat untuk mengetahui rencana rekruitmen CPNS tahun 2019, kemarin. Foto: Hadi Waluyo.

KAJEN – Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tidak percaya kepada siapa pun yang mengaku bisa memfasilitasi kelulusan seleksi CPNS 2019. Pasalnya, rekruitmen CPNS saat ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), sehingga hasilnya langsung diketahui usai ujian dilakukan.

Imbauan itu disampaikan anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan HM Kennedy ditemui usai kunker ke BKD dan Diklat Kabupaten Pekalongan, Rabu (6/11). Komisi A melakukan kunjungan kerja ke BKD dan Diklat untuk mengetahui rencana rekruitmen CPNS tahun 2019 ini.

Kennedy menyatakan, Komisi A juga meminta BKD dan Diklat untuk menyebarluaskan informasi rekruitmen CPNS tahun 2019 ini ke masyarakat luas, dan transparansi di kedepankan. “Agar informasi disebarluaskan supaya warga mengetahui ada lowongan CPNS, dan bagi yang punya keinginan, kemauan dan kemampuan dalam hal persyaratan bisa mendaftar,” tandas dia.

Disebutkan, dalam rekruitmen CPNS tahun 2019 ini ada lowongan sebanyak 409 formasi. Dengan rincian, lanjut dia, tenaga teknis 69 formasi (17 persen), tenaga kesehatan 90 formasi (22 persen), dan tenaga pendidikan 250 formasi (61 persen).

Disampaikan, pemda mengajukan usulan 435 formasi ke pemerintah pusat, namun yang disetujui 409 formasi. Sehingga ada 26 formasi yang tidak disetujui. Formasi yang tidak disetujui itu meliputi pemandu wisata, pengadministrasi persuratan, pengelola data, pengolah data, dokter spesialis bedah, dokter spesialis kulit dan kelamin, dokter spesialis syaraf, penilai pajak, dan penyuluh perindustrian dan perdagangan.

“Proses seleksi dari pusat. Pendaftaran rencananya dimulai tanggal 11 November 2019, dan dibuka selama 15 hari,” terang dia. (had)