Terpeleset, Nenek Tewas Terbakar

by -
CEK TKP – Petugas Kepolisian Sektor Tulis melakukan oleh TKP penyebab terbakarnya korban.

BATANG – Nasib malang menimpa Sutini (83), warga Desa Simbangjati, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Niat hati ingin membersihkan kebunnya dari dedaunan kering yang berserakan, wanita paruh baya itu justru meninggal dunia, setelah terpeleset dan terjerembab pada pusaran api yang sebelumnya telah ia nyalakan.

Kapolsek Tulis, AKP Gumana menceritakan, peristiwa naas tersebut terjadi pada Selasa (29/10) sekitar pukul 11.30 WIB. Korban ditemukan oleh sang anak dalam kondisi telah tewas terpanggang di areal perkebunan miliknya.

“Jadi, mulanya sekitar pukul 10.00 WIB korban ini pergi ke kebunya yang berada di belakang rumah dengan jarak sekitar 100 meter. Sesampainya di kebun, korban membersihkan daun kering dengan cara membakar,” terangnya.

Namun, kata dia, karena melihat api yang telah dinyalakan oleh korban terlihat semakin membesar, maka korban berinisiatif untuk memadamkannya. Korban khawatir, api akan tambah membesar dan menjalar ke kebun milik orang lain.

“Nah, saat berusaha untuk memedamkan kobaran api ini, korban terpeleset dan jatuh, terguling dikobaran api. Perlu diketahui sebelumnya, bahwa kondisi kebun milik korban ini memiliki tingkat kemiringan cukup curam, dengan ketinggian -+ 6 Meter,” katanya.

Oleh karena itu, melihat kondisi medan yang menyeramkan tersebut, besar kemungkinan korban yang sudah lanjut usia sulit untuk dapat menyelamatkan diri. Korban pada akhirnya terbakar dan meninggal dunia di TKP.

“Adapun korban pertama kali ditemukan oleh anaknya bernama Daonah (37), yang saat itu khawatir karena sudah siang lalu pergi mencari keberadaan korban. Anak korban yang sudah tahu kebiasaan korban setiap hari pergi ke kebun untuk membersihkan daun kering, lalu mendatanginya,” terangnya.

Benar saja, Daonah mendapati korban dalam keadaan meninggal dunia terbakar. Selanjutnya Daonah meminta bantuan warga untuk membawa korban ke rumah. Kemudian Perangkat Desa Simbangjati menghubungi Petugas Polsek Tulis beserta Tim Medis dari Puskesmas Tulis.

“Adapun hasil pemeriksaan Tim Medis Puskemas Tulis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Kemudian, korban meninggal dunia akibat luka bakar serius di seluruh tubuhnya. Kulit tubuh korban mengelupas,” pungkasnya. (fel)