Rekrutmen CPNS 2019, Pemkot Buka 207 Formasi

by
Ilustrasi pemeriksaan berkas pelamar CPNS. (Dok istimewa)

KOTA – Kabar gembira bagi kalian yang sedang mencari lowongan pekerjaan. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan tahun 2019 ini membuka sebanyak 207 formasi pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sesuai dengan kuota yang diberikan pemerintah pusat.

Sebelumnya Pemkot Pekalongan melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) setempat mengusulkan 450 formasi untuk penerimaan tahun ini, terdiri dari 315 formasi PPPK dan 135 formasi CPNS. Namun dari usulan tersebut, Kemenpan RB hanya mengakomodir kuota 207 posisi.

Kepala BKPPD Kota Pekalongan, Budiyanto mengungkapkan, pada tahun 2019 Pemerintah Pusat hanya membuka lowongan CPNS 2019. Terkait jadwal pelaksanaan CPNS 2019, pihaknya masih menunggu informasi resmi dari Kemenpan RB. Namun diprediksi pengumuman akan disampaikan pada waktu dekat ini.

“Jadi tahun ini kita tidak mendapatkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hanya CPNS yang jumlah kuotanya sebesar 207 formasi. Mengingat untuk PPPK belum ada landasan PP nya untuk mengeluarkan NIP,” ujar Budiiyanto.

Budiyanto menjelaskan, untuk pendaftaran diperkirakan akan dimulai pada pertengahan November sekitar tanggal 11 secara online melalui SSCASN BKN. Tes administrasi di bulan Desember, sedangkan untuk tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) direncanakan mulai Februari 2020 mendatang menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

Budiyanto menyebutkan meskipun jumlah kuota sudah pasti, namun Pemkot saat ini sedang mengajukan revisi dalam penerimaan CPNS Tahun 2019 ke Pemerintah Pusat.

Menurut Budi, seleksi CPNS Tahun 2019 di tingkat Pemerintah Daerah tidak jauh berbeda dengan syarat dan ketentuan pada rekrutmen tahun sebelumnya. Para calon peserta hanya diwajibkan mengikuti tes pemberkasan administrasi, SKD dan SKB. Berbeda dengan tingkat pusat di instasi/lembaga/kementerian yang perlu mensyaratkan tes kemampuan bahasa inggris (TOEFL), wawancara dan kompetensi lainnya.

“Memang kami mendapatkan surat edaran resmi dari Kemenpan-RB kemarin, namun setelah di cek ada yang kurang pas. Misalnya saja di kualifikasi pendidikan CPNS, maka dari itu kami usulkan revisi, nanti hasil revisian kami kirim ke Jakarta untuk ditindaklanjuti,” papar Budiyanto.

Ditambahkan Kepala Bidang Pengembangan dan Penataan Pegawai, Miji Rustiyanti, dari 207 posisi yang ditawarkan akan dialokasikan ke beberapa bagian baik tenaga kependidikan, kesehatan dan teknis.

“Total kuota CPNS untuk Kota Pekalongan sebanyak 207 terdiri dari 55 guru, 44 tenaga kesehatan, dan 108 tenaga teknis yang akan disebar di semua Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Pekalongan,” jelas Miji.

Terkait dibukanya formasi CPNS tahun ini, Miji, mengingatkan masyarakat Kota Pekalongan untuk tidak mudah percaya dengan orang yang mengaku bisa memasukan seseorang menjadi CPNS. Sebab, pendaftaran CPNS akan dilakukan melalui sistem online.

“Semua persyaratan akan diumum kepada publik secara terbuka dan pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi yang akan segera kami umumkan. Adapun pelaksanaan tes seleksi CPNS 2019 menggunakan metode Computter Assisted Test (CAT). Sistem tersebut lebih transparan karena usai tes peserta bisa langsung mengetahu hasil skornya dan lulus tidaknya,” tandas Miji. (red/dkk)