Pantai Slamaran Akan Disulap jadi Wisata Air Terbesar

by
Wali Kota Pekalongan, M Saelany Machfudz.

KOTA – Pemkot Pekalongan akan mendapatkan fasilitasi dari Pemerintah Pusat untuk membangun wisata air terbesar di kawasan pesisir pantai Pekalongan. Wisata air yang rencananya akan ditempatkan di komplek wisata Pantai Slamaran tersebut, dijanjikan menjadi wisata air terbesar di Indonesia.

Rencana itu diungkap oleh Wali Kota Pekalongan, M Saelany Machfudz dalam kegiatan Multi Stakeholder Forum PLN, Kamis (17/10). Wali Kota mengatakan, gagasan itu awalnya dimunculkan oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat berkunjung ke tanggul raksasa di Kota Pekalongan beberapa waktu yang lalu.

Wali Kota menceritakan, saat itu Menteri PUPR menyatakan ketika tanggul sudah rampung maka pihaknya akan membantu pembangunan wisata air di Kota Pekalongan. Selanjutnya, dalam beberapa kali pertemuan Wali Kota menagih janji tersebut. Hingga akhirnya pekan lalu tim dari pusat turun melakukan survey.

“Minggu lalu betul-betul ada tim dari pusat yang hadir ke sini. Bahkan mereka juga mengundang tim dari Pemprov dan ahli dari beberapa perguruan tinggi. Seluruhnya berkumpul di Kota Pekalongan untuk membahas bagaimana perencanaan pembangunan wisata air terbesar di Kota Pekalongan,” tuturnya.

Selanjutnya, tim dari pusat juga menanyakan kepada Pemkot apakah sudah memiliki rencana penataan kawasan wisata pantai. “Di situ kami sampaikan bahwa kami sudah punya rencana menata Slamaran dengan anggaran Rp8 miliar. Tapi respon mereka mengejutkan. Proyek itu dianggap sangat kecil dan akan diganti dengan rencana pembangunan dari pusat yang diperkirakan menelan anggaran hingga ratusan miliar,” tambah Wali Kota.

Menurut Wali Kota, berdasarkan penyampaian tim dari pusat pembangunan kawasan wisata akan dimulai pada 2020 dan ditargetkan rampung pada 2021. “Rencana dari pusat ini lebih besar skalanya. Bahkan kami sudah diberikan gambaran nantinya salah satu yang akan dibangun adalah jembatan memanjang dari Pantai Slamaran ke Pantai Pasir Kencana hingga ke Pusat Informasi Mangrove,” jelasnya.

Untuk itu, Wali Kota menyatakan bahwa adanya rencana tersebut menjadi satu harapan besar bagi pengembangan wilayah utara Kota Pekalongan yang selama ini dinilai menjadi wilayah yang tertinggal. “Dibangunnya kawasan wisata tersebut bisa menjadi awal bangkitnya perekonomian masyarakat di wilayah utara dan Kota Pekalongan secara umum,” tandasnya.(nul)