Bantu Peternak Kelinci dan Lele

by
SALURKAN BANTUAN – Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan Muhammad Dzukron secara simbolis menyerahkan bantuan ke Kepala UPZ Masjid Baitussalam Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi, Riyanto, kemarin. Foto: Hadi Waluyo.

KAJEN – Dalam rangka memberdayakan ekonomi masyarakat pedesaan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan Rp 75 juta untuk pembudidaya ternak kelinci dan lele di Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Selasa (15/10). Bantuan ini diserahkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Baznas Kabupaten Pekalongan Muhammad Dzukron kepada Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Masjid Baitussalam di desa itu Ir Riyanto MSi. Dana tersebut akan disalurkan kepada 25 peternak kelinci, dan 25 pembudidaya lele di desa tersebut.

Muhammad Dzukron menjelaskan, bantuan itu adalah bantuan awal yang nantinya bisa mengembangkan usaha dari masyarakat setempat, dan diharapkan mampu untuk menyebar ke masyarakat lainnya. “Usaha ternak kelinci ataupun lele ini supaya nanti bisa berkembang biak, dari 2.000 ekor bisa jadi 4.000 ekor, dan seterusnya,” kata dia.

Dikatakan, saat UPZ Baitussalam mengajukan bantuan tersebut ke Baznas, dinilai program itu cocok dengan Baznas. “Pak Riyanto ini mengajukan dan pas dengan program kami, yakni untuk pemberdayaan umat,” katanya.

Sementara itu, Ketua UPZ Masjid Baitussalam Riyanto, menerangkan, pembagian zakat nantinya akan dibagi rata untuk masyarakat. Dikatakan, program yang mengusung tema ‘Mewujudkan Kampung Berkah Emas Melalui Usaha Perikanan Lele dan Peternakan Kelinci’ ini diharapkan bisa berkelanjutan.

Sedangkan, Kepala Desa Sumub Kidul, Humon Widakdo mengucapkan terima kasih kepada Baznas karena sudah membantu warganya melalui bantuan yang sudah diberikan. “Terima kasih kepada Baznas yang sudah memberikan bantuan kepada kami. Semoga kami bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Widakdo juga berpesan kepada warga para penerima bantuan dari Baznas supaya amanah dalam mengalokasikan dana dari Baznas tersebut. “Tolong dijaga dan dikembangkan dengan baik agar bisa berkembang. Yang tadinya anda menerima nanti bisa memberi,” pesannya.

Melalui acara tersebut pula, UPZ Masjid Baitussalam resmi dibentuk atas kerja sama dengan Baznas Kabupaten Pekalongan. (had)