PMI Kebut Pengerjaan 18 RTLH Tersisa

by
PUGAR – PMI Kabupaten Batang bersama Kodim 0736/Batang, Muspika dan masyarakat setempat melaksanakan pugar rumah.

BATANG – Program sosial bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dikerjakan PMI Kabupaten Batang saat ini terus dikebut. Sebab, dari target 30 unit RTLH yang harus di rehab tahun 2019 ini, baru 12 unit yang telah direhab.

“Dari data yang ada, kita sudah merehab 12 unit RTLH. Maka pada sisa anggaran tahun 2019 ini, kita harus mengebut pengerjaan 18 unit RTLH lagi,” ungkap Ketua PMI Kabupaten Batang, Achmad Taufiq.

Namun, dia optimis dapat mengejar ketertinggalan itu hingga akhir tahun 2019 nanti. Pihaknya akan ngebut melakukan rehab RTLH di Kecamatan Limpung dan Pecalungan.

“Adapun untuk kriteria penerima bantuan RTLH kita lihat berdasarkan kondisi rumah “aladin” (atap, lantai, dan dinding). Kemudian dari sisi kesehatan, sebuah RTLH dilihat dari ventilasi dan fasilitas toilet, dan untuk lingkungan hidupnya terkait dengan kondisi sanitasi di lingkungan tersebut,” terangnya.

Taufiq mengatakan, realisasi target perolehan Bulan Dana PMI Kabupaten Batang di tahun 2018 sebesar Rp 1.177.374.000, telah tercapai Rp 1.163.321.250 atau 98,81 persen.

“Tahun ini target realisasi Bulan Dana PMI kita naikan sebanyak 4,45 persen atau Rp 1.215.140.000 dari tahun sebelumnya. Kita semua berharap, agar Ketua Penggalangan Bulan Dana PMI yang kini diemban oleh Kepala Kejari Batang mampu untuk merealisasikan target yang telah ditetapkan,” katanya.

Ke depan, kata Taufik, PMI tetap melaksanakan program unggulan tentang penanganan warga rentan sosial atau bedah rumah. “Program bedah rumah mendapat dukungan dari semua sektor, baik dari Koramil dan Polsek dengan mengerahkan anggotanya, tidak sedikit pula warga sekitar memberikan bantuan tenaga maupun materinya,” ujarnya.

Menurut Taufiq, program bedah rumah atau rehab RTLH yang digalakkan oleh PMI, sampai saat ini baru mampu membantu dua unit rumah di setiap kecamatan. Bantuan pun diprioritaskan kepada masyarakat yang memang benar benar membutuhkan. (fel)