Tembus LKS Provinsi, SMKM Batang jadi Satu-satunya Sekolah Swasta

oleh -

Tembus LKS Provinsi, SMKM Batang jadi Satu-satunya Sekolah Swasta

DUTA TARUNA – Duta Taruna SMK Muhammadiyah Batang yang maju ke LKS Provinsi, Ardi Lutvianan.

BATANG – SMK Muhammadiyah (SMKM) Batang menjadi satu-satunya sekolah swasta yang menembus Lomba Kompetisi Siswa (LKS) Provinsi Jawa Tengah mata lomba nautika. Dalam hal ini, SMKM mengirimkan Ardi Lutvianan, Kelas XII Jurusan Nautika Kapal Niaga.

Di Kabupaten Batang sendiri, sebelumnya SMK Muhammadiyah Batang berhasil mengandaskan dua sekolah senior kompetitornya di pelayaran Batang, yakni SMK Nusantara (SUPM) Batang dan SMK Bintara Batang yang notabene lebih berpengalaman.

“Alhamdulillah, kami ucapkan syukur kepada Allah SWT atas perjuangan selama ini mulai dari penataan sedikit demi sedikit mulai menuai hasil prestasi yang maksimal di tingkat kabupaten. Harapan besarnya, kami bisa mengoptimalkan pula prestasi ini ditingkat provinsi nanti” Terang Kepala SMKM Batang, Harliyandi Iqbal N, Minggu (13/10).

Dijelaskan, nantinya SMK Muhammadiyah Batang akan berkompetisi dengan 10 sekolah lainnya. Dari banyak peserta tersebut, SMKM Batang menjadi satu-satunya sekolah swasta. Seluruhnya adalah sekolah negeri dan hanya 1 yang swasta, antara lain SMKN 1 Puring Kebumen, SMKN 1 Bulakamba, SMKN 3 Tegal, SMKN 2 Cilacap, SMKN 1 Jepara, SMKN 1 Pati, SMKN 2 Rembang, SMKN 4 Kendal, SMKN 1 Giritontro, SMKN 1 Purworejo.

“Kami sudah yang terbaik di Kabupaten Batang, namun keberhasilan ini harus terus didorong dan diupayakan secara maksimal. Sekolah yang lolos adalah sekolah yang tidak bisa dipandang sebelah mata, sekolah mereka sudah memiliki standar kepelautan sesuai standar kurikulum STCW 1978 diamandemen dan memang dikeluarkan secara langsung oleh Ditjen Hubla Kemenhub. Standar minimalnya mereka memiliki simulator kapal,” jelas guru Nautika SMKM Batang, Slamet Riyadi ANT II.

Ditambahkannya, SMKM Batang juga kini sudah memiliki tenaga pengajar yang mumpuni. Meski dari alat praktek masih sebatas standar ketentuan dan aturan pembelajaran milik Kemendikbud sesuai kurikulum 2013, namun pihaknya optimis bisa menghasilkan prestasi terbaik.

“Selain itu, ada pula pengajar senior yang sudah melalanglintang di perusahaan perkapalan lokal maupun internasional, yaitu Bapak Henry Kurniawan sekaligus sebagai Kepala Jurusan Program Nautika Kapal Niaga. Sehingga diyakini bahwa SMK Muhammadiyah Batang akan siap menjadi kuda hitam dalam ajang perlombaan tahun ini,” tandasnya. (nov)