SMKN 1 Warungasem Gulirkan Pendidikan Ketarunaan

by
TANDA TANGANI – SMKN 1 Warungasem menandatangani kerjasama dengan Kodim 0736 Batang dan Koramil 11 Warungasem untuk pendidikan ketarunaan.

WARUNGASEM – SMKN 1 Warungasem Batang kembali menggelar program pendidikan ketarunaan, Jumat sampai Sabtu (11-12/10) . Program tersebut diharapkan dapat membekali pendidikan karakter siswa, agar lebih disiplin dan mandiri.

Upacara Pembukaan Pendidikan Ketarunaan digelar di Lapangan sekolah, Jumat (11/10). Acara dihadiri Seluruh guru, Pembina, Pelatih dari Kodim 0736/Batang dan Koramil 11/ Warungasem tentunya juga peserta latihan berjumlah sekira 350 siswa kelas 10 semua Jurusan.

“Pendidikan Ketarunaan SMK Negeri 1 Warungasem menjadi salah satu produk unggulan sekolah yang mempunyai visi strategis guna mendukung pendidikan berkarakter, yang selaras dengan ruh kurikulum 2019,” jelas Kepala SMKN 1 Warungasem, Catur Puji Raharjo diwakili Kepala Bidang Kesiswaan, Arziska Retorika SPd.

Dijelaskan, pendidikan ketarunaan berangkat dari kondisi sosio-kultural generasi bangsa yang semakin memprihatinkan. Semakin hari permasalahan remaja semakin memprihatinkan, mulai dari maraknya narkoba, seks bebas, dan segepok permasalahan lain.

“Ini sering kita lihat di media cetak dan elektronik, bahkan di lingkungan terdekat kita pun tidak jarang terjadi. Jika tidak disikapi dengan baik, khususnya institusi pendidikan, akan menjadi masalah besar bagi bangsa ini ke depan,” terangnya.

Sebelum pelaksanaan ketarunaan, pihak sekolah mengadakan pertemuan terlebih dahulu dengan para wali murid. Selain mendapat sosialisasi, para wali murid diharapkan memberi dukungan konkret dengan mengawasi anak-anaknya saat tidak berada di sekolah

Pasi Ops Kodim 0736/Batang sebagai ketua kordinator latihan menerangkan, dengan adanya pendidikan ketarunaan, para siswa diajarkan bagaimana bersikap dan berperilaku sehari-hari di dalam maupun di luar lingkungan sekolah yang mempunyai loyalitas dan dedikasi tinggi, bertanggung jawab, serta berjiwa kepemimpinan.

“Kita harapkan peserta latihan serius melaksanakan setiap kegiatan dari tahap pertahap yang sudah dijadwalkan. Ini bukan menyiksa, tetapi untuk membentuk karakter adek-adek supaya menjadi generasi yang unggul, sehingga berguna bagi diri sendiri, bangsa, dan negara,” pesannya. (nov)