Kurangi Dampak Rob, Pemkot Perbaiki Parapet Sepanjang Pantai Sari

by
Parapet disepanjang pantai sari ini di perbaiki dan ditinggikan. (Dok istimewa)

KOTA PEKALONGAN – Untuk mengurangi dampak bencana rob yang terjadi disejumlah pesisir Kota Pekalongan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat melakukan perbaikan parapet atau pembatas antara laut dan daratan disepanjang Pantai Sari Kota Pekalongan.

Proses perbaikan tersebut telah dimulai sejak tanggal 21 Agustus 2019, dan saat ini mencapai 36 persen tahap pengerjaannya.

“Pengerjaannya mulai 21 Agustus-3 November 2019 (selama 75 hari). Proses perbaikan ini merupakan tahapan lanjutan menyambung di tahun sebelumnya, dimana telah selesai memperbaiki sebelah timur dan barat dengan anggaran total sekitar Rp400 juta,” ucap Kepala Bidang Sumber Daya Air pada DPUPR, Iman Istiadi.

Iman menjelaskan, untuk proses pengerjaan perbaikan parapet pada tahun 2019 ini dilakukan sepanjang 621 meter, dimana pengerjaannya berada di tengah sisi timur dan barat.

“Parapet juga akan ditinggikan sekitar 40 sentimeter untuk menahan limpasan gelombang tinggi ke jalan atau pemukiman warga. Oleh karena itu, kami upayakan peninggian parapet,” jelas Iman.

Iman menambahkan biaya yang dianggarkan untuk perbaikan parapet di tahun 2019 berasal dari dana alokasi APBD Kota Pekalongan sebesar Rp282.814.000.

“Kami juga dibantu Pemprov Jateng melalui Pusdataru untuk membuat tanggul berlapis dengan menggunakan CCSP (Corrugated Concrete Sheet Pile) sepanjang garis pantai hingga Krematorium menyambung ke barat dengan dana sekitar Rp3,5 Miliar. DPUPR berwenang menangani sebelah selatannya dan pemeliharaannya, sedangkan Pemerintah Provinsi di sepanjang garis pantai,” tandas Iman. (red/dkp)