DPRD Dorong Wingpoh jadi Jajanan Khas Kendal

by -

*PKBM Bina Warga Diminta Terus Berinovasi

DORONG – Berikan perhatian khusus, Pimpinan Sementara DPRD Kendal Muhammad Makmun mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal bisa menjadikan Wingpoh sebagai jajanan khas Kabupaten Kendal.

KENDAL – Pimpinan Sementara DPRD Kendal, Muhammad Makmun, memberikan perhatian khusus kepada jajanan lokal wingko pohong (Winpoh) produksi PKBM Bina Warga Pegandon. Dia bahkan menyebut cita rasa jajanan berbahan dasar singkong itu tak kalah dengan WIngko Babat Semarang yang telah lama tenar.

Karena itu, Makmun meminta Pemkab Kendal bisa membantu memperkuat market brand Wingpoh, antara lain dengan menjadikannya sebagai produk jajanan khas Kendal. “Kami mendorong dan bahkan mendukung munculnya produk-produk lokal unggulan termasuk Wingpoh agar bisa jadi jajanan khas Kendal dan bisa diterima masyarakat luas. Dengan begitu, akan lahir UMKM dan sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya, Selasa (10/9).

Makmun mengapresiasi PKBM Bina Warga Pegandon yang telah berinovasi dalam mengolah produk jajanan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dari bahan baku pohong tersebut sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat peserta pelatihan di PKBM. “Bahkan hebatnya lagi, dengan upaya yang dilakukannya, produk jajanan wingpoh tersebut telah mengantongi sertifikat P-IRT yang dikeluarkan Dinkes Kendal,” terangnya.

Tak hanya memproduksi. PKBM Bina Warga juga disebut Makmun sangat memperhatikan keamanan produknya untuk dikonsumsi masyarakat. Buktinya, adalah keberadaan sertifikat P-IRT, sehingga masyarakat tak perlu ragu dan kawatir dengan jajanan olahan produksi PKBM itu. “PKBM lebih bisa mengekplor lagi produksi wingpoh dengan bahan baku yang lainnya. Karena itu akan bisa lebih menarik dan nantinya beragam pilihan rasanya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PKBM Bina Warga Pegandon, Maftukhin, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian lebih dari Pimpinan Sementara DPRD Kendal terhadap produk lokal andalannya tersebut. Dukungan menjadikan wingpoh sebagai jajanan khas Kabupaten Kendal dapat menjadikan pihaknya semangat untuk terus berinovasi membuat makanan dan jajanan lokal lainnya.

“Tentu, kami akan terus berinovasi seperti yang diharapkan pimpinan sementara dewan. Selain memberikan pelatihan pada ibu-ibu, PKBM juga mengadakan pelatihan meracik kopi ala barista, pembuatan beragam kue dan minuman susu kedelai bergizi tinggi. Saya berharap wingpoh bisa dipatenkan jadi produk PKBM Bina Warga Pegandon,” katanya.(lid)