Kejar Target Bulan Dana PMI, Wawalkot Harapkan Sinergi

by -
SUMBANG – Wakil Walikota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid saat menyumbang dalam pencanangan bulan dana PMI tahun 2019, Selasa (10/9).

KOTA – Dalam rangka mengejar target bulan dana PMI, Wakil Walikota Pekalongan, yang juga Ketua Bulan Dana PMI, A Afzan Arslan Djunaid, meminta agar seluruh stakeholder dapat bersinergi sehingga target sebesar Rp525 juta dapat tercapai.

Hal itu disampaikan Afzan saat membuka pencanangan bulan dana PMI di Ruang Amarta, Selasa (10/9). Wakil Walikota mengungkapkan bahwa bulan dana PMI sudah berjalan setiap tahun. Selama ini capaiannya selalu mendekati target, terkadang kurang sedikit dari target atau lebih sedikit dari target.

“Pada tahun ini akan lebih kita sempurnakan. Hal yang menjadi kekurangan pada pencanangan periode lalu akan kita lengkapi. Kita follow up lagi instansi yang belum tersentuh untuk penggalangan dana seperti TNI dan Kepolisian karena kurangnya komunikasi,” kata Afzan.

Dengan target Rp525 juta, Afzan optimis dapat mencapainya melalui sinergi yang baik antara Pemerintah Kota Pekalongan, perbankan, instansi, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain itu, ia juga mengajak pelajar dan mahasiswa, untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap masalah sosial.

“Kami mengimbau masyarakat Kota Pekalongan untuk peduli, jika bisa menyumbangkan dan tentu akan sangat berguna. Jika dalam bentuk darah juga sangat berguna. Apapun yang dapat diberikan mari jangan sampai mengurangi kepedulian kita terhadap PMI,” jelas Afzan.

Ketua PMI Kota Pekalongan Dwi Arie Putranto menyampaikan bahwa selama ini banyak instansi yang salah persepsi. Bulan dana ini sasarannya adalah masyarakat pribadi, bukan institusinya. “Jadi memang bukan dari alokasi dana institusi melainkan pribadi yang sadar untuk peduli terhadap kemanusiaan,” kata Arie.

Diterangkan Arie, selama ini pendidikan yang memberikan sumbangan terbesar, baik dari siswa atau guru. Penerimaan bulan dana PMI ini setiap tahunnya mengalami peningkatan, yang artinya partisipasi masyarakat juga naik.(nul)