Panitia Reuni Emas RASA 50 SMKN 2 Pecahkan Rekor Nasional LEPRID

by

KOTA – Panitia Reuni Emas RASA 50 berhasil memecahkan rekor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID). Tidak tanggung-tanggung, ada 15 penghargaan yang diberikan dalam acara reuni akbar di SMKN 2 Pekalongan, Minggu (1/9). Rinciannya yakni satu Tropi, 7 Medali, dan 7 Piagam Penghargaan. Sebanyak 15 penghargaan bertaraf nasional itu diserahkan langsung oleh Paulus Pangka selaku pendiri LEPRID kepada panitia RASA 50 atas.

PENGHARGAAN – Walikota Pekalongan Saelany Machfudz SE menerima piagam penghargaan dari LEPRID, yang diserahkan Paulus Pangka selaku pendiri LEPRID di SMKN2 Pekalongan. ABDURROHMAN

Panitia SC Reuni Emas RASA 50, Agung Firmansyah menjelaskan, penghargaan itu diberikan, yang pertama, karena KEPELOPORAN Panitia RASA 50 dalam dunia pendidikan Indonesia, terutama peran serta alumni setingkat SLTA berkarya nyata secara nasional, dengan mendirikan Yayasan Alumni RAHIM SAKPORE di Pekalongan, pada 16 Agustus 2019, yang diresmikan Walikota Pekalongan Saelany Machfudz dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mukaromah Syakur, di SMEAN/SMKN2 Pekalongan pada Rabu 28 Agustus 2019.

Kedua, karena PELOPOR dan REKOR NASIONAL atas prestasi Panitia RASA 50 mengadakan Reuni Emas alumni SMEAN/SMKN2 Pekalongan, 50 tahun, Setengah Abad, mulai dari lulusan tahun 1970 sampai 2019 secara lengkap, terdaftar, terdata, dalam waktu hanya 50 hari, diikuti 1001 alumni, dengan mencatatkan 50 prestasi kepeloporan dan rekor nasional.

“Alhamdulillah pada Reuni Emas RASA 50, tepat bertepatan dengan Tahun Baru 1441 Hijriyah, Direktur LEPRID akan menganugerahkan satu TROPI Prestasi PELOPOR dan REKOR kepada penggagas, konseptor, pelaksana, dan pendiri Yayasan Alumni RAHIM SAKPORE dan Reuni Emas RASA 50. 5 (lima) medali dan 5 (lima) Piagam Penghargaan,” ucap Agung.

Masing-masing penerima penghargaan, Walikota Pekalongan Saelany Machfudz SE, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mukaromah Syakur, Kepala SMEAN/SMKN2 Pekalongan Isniharsih, Pengurus Yayasan Alumni RAHIM SAKPORE dan Agung Firmansyah sebagai Penggagas konseptor, dan pendiri Yayasan Alumni RAHIM SAKPORE

2 (dua) Medali dan 2 (dua).

“Saya selaku Penggagas, Konseptor, Motivator, dan Ketua SC RASA 50 atas KEPELOPORAN dan REKOR di dalam mengadakan Reuni Emas yang dikemas berkelas dengan 50 (limapuluh) prestasi, juga masih mendapat piagam penghargaan tambahan dari LEPRID,” tuturnya.

Agung mengaku, pemberian 15 penghargaan berupa 1 Tropi Prestasi, 7 Medali, dan 7 Piagam Penghargaan dari LEPRID merupakan KADO indah dan berfaedah bagi keluarga besar SMEAN/SMKN2 Pekalongan, baik guru, siswa, alumni, dan karyawan, juga masyarakat Pekalongan dan dunia pendidikan di Indonesia yang patut disyukuri. “Alhamdulillah, barrakallah. Reuni Emas RASA 50 bukan reuni biasa. Sselalu ADA RASA di hati alumni,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Pekalongan Saelany Machfudz SE mengaku bangga dengan pemberian penghargaan dari LEPRID. Ia berharap penghargaan itu makin memotivasi teman-temannya dalam mendedikasikan diri untuk bisa bermanfaat untuk sekolah dan Kota Pekalongan.

“Apalagi sekarang sudah ada Yayasan Alumni RAHIM SAKPORE yang fokus menggarap bidang pendidikan, pengembangan SDM, ekonomi kreatif, jasa pelayanan publik, seni, budaya, dan sosial. Saya berharap kisa bersama-sama mengembangkan hal ini,” tutur Saelany.

Sementara itu, Ketua Alumni, Edi Sudarmanto menjelaskan, pendirian Yayasan Alumni RAHIM SAKPORE ini kado dari Panitia Reuni Emas RASA 50 dalam memperingati 50 tahun, Setengah Abad alumni SMEA Negeri/SMKN 2 Pekalongan tahun 1970 sampai 2019. “Yayasan Alumni RAHIM SAKPORE ini diharapkan dapat menjadi lembaga profesional, bermanfaat, bermartabat.

SAKPORE merupakan pujian kepada sesuatu yang bagus, memesona, baik, terpuji, prestasi, dan reputasi. Intinya, Yayasan Alumni RAHIM SAKPORE diharapkan bisa menjadi lembaga profesional alumni tingkat SLTA yang bermanfaat dan bermartabat,” harapnya. (dur)