Ingat, Mahasiswa Harus Bijak Bermedsos agar Hoax tak Menyebar

by
Dandim
BERI PEMBINAAN - Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Johan Arfan Wihananto memberikan pembinaan kepada ribuan mahasiswa baru di IAIN Pekalongan. Foto: Hadi Waluyo.

KAJEN – Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengajak ribuan mahasiswa baru di IAIN Pekalongan untuk bijak dalam bermedsos. Sehingga mahasiswa tidak ikut menyebarluaskan berita bohong atau hoaks.

Dandim
BERI PEMBINAAN – Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Johan Arfan Wihananto memberikan pembinaan kepada ribuan mahasiswa baru di IAIN Pekalongan. Foto: Hadi Waluyo.

Pesan itu disampaikan Dandim Pekalongan Letkol Inf Johan Arfan Wihananto saat memberikan pengarahan kepada mahasiswa baru IAIN Pekalongan dalam rangka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan di halaman Kampus IAIN Pekalongan di Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, baru-baru ini.

Dikatakan, rata-rata pada era globalisasi seperti sekarang ini semua orang memiliki alat komunikasi yang dinamakan HP. Untuk itu, Dandim berpesan agar bijak dalam penggunaan HP, khususnya penggunaan media sosial sehingga berita-berita yang mengandung isu-isu yang tidak diketahui sumbernya diharapkan untuk tidak menyebarluaskannya.

“Kita semua rata-rata memiliki HP, saya harapkan kepada para mahasiswa agar bijak dalam penggunaan media sosial sehingga berita-berita yang sifatnya bohong agar tidak disebarluaskan,” pesannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres Pekalongan AKP Kalung Muktiana, Wakil Rektor 3 IAIN Pekalongan Muslih, Kepala Akademik IAIN Pekalongan Ali Muchtar, para dosen, dan 2.700 mahasiswa IAIN Pekalongan.

Pada kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan, negara Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya, suku, ras, agama dan sumber daya alamnya. “Batang kayu yang kita tancapkan di tanah akan tumbuh subur, sehingga banyak dari negara-negara lain yang iri akan kerukunan dan kekayaan alam yang ada di Indonesia,” katanya.

Dandim mengatakan, untuk mempertahankan itu semua, yang paling utama adalah harus selalu menjaga kerukunan antar umat beragama, suku, ras, dan budaya dengan cara mendidik para generasi penerus untuk memiliki satu karakter yang kuat, berahklak mulia dan berjiwa Pancasila.

“Negara kita adalah negara yang berada di garis ekuator yang artinya beriklim tropis sehingga tanah kita subur dan kaya akan sumber daya alamnya, maka dari itu banyak negara lain yang iri dan ingin menguasai kita,” terang Dandim. (ap5)