Radar Kendal

BPJS Ketenagakerjaan Punya 4 Program

BPJS Ketenagakerjaan Punya 4 Program

LAYANAN – Beberapa orang tengah menunggu antrian untuk ikut serta BPJS Ketenagakerjaan.
AKHMAD TAUFIK / RADAR PEKALONGAN

KENDAL – BPJS Ketenagakerjaan memiliki empat program jaminan yang dapat menjadi pertimbangan masyarakat untuk ikut serta. Keempat program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP). Jaminan-jaminan tersebut akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkan staf Pemasaran Kantor Cabang Pembantu BPJS Ketenagakerjaan Kendal, Bangkit Pradana. Kata dia, dengan adanya JKK maka peserta akan mendapat perlindungan atas resiko kecelakaan kerja berupa seluruh biaya perawatan di rumah sakit.

“Kalau ada peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan dan harus dirawat di rumah sakit maka seluruh biaya perawatan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan tanpa ada limitnya. Misalkan berangkat dari rumah ke kantor balik ke rumah lagi mengalami kecelakaan maka akan ditanggung,” ungkapnya.

Selanjutnya selama tidak bekerja, peserta masih tetap menerima upah dengan ketentuan dari BPJS Ketenagakerjaan lalu akan diberikan pula santunan apabila kecelakaan berdampak cacatnya peserta. Selain itu ada JKM jika meninggal dengan sebab apapun berupa pemberian uang tunai kepada ahli warisnya dengan total Rp36 juta. Jadi rinciannya ganti santunan kematian senilai Rp24 juta ditambah beasiswa jika memiliki anak senilai Rp12 juta sehingga totalnya Rp36 juta.

“Jika pekerja meninggal karena kecelakaan kerja maka santunan yang diberikan sebesar 48 kali gaji terakhir,” imbuhnya.

Untuk Program JHT layaknya tabungan masa tua nantinya peserta akan menerima secara total uang yang jadi iuran ke BPJS Ketenagakerjaan berikut dengan pengembangannya. Sedangkan untuk JP layaknya manfaat untuk pensiun yang diterima oleh PNS, pekerja akan menerima uang yang dibayarkan setiap bulan saat memasuki usia pensiun.

“Kalau sudah iuran lebih dari 15 tahun kemudian pensiun akan kami bayarkan setiap bulan dengan besaran 40% gaji terakhir, jika meninggal maka hak menjadi milik janda atau dudanya dan apabila janda dudanya meninggal maka yang menerima anak sampai usia 23 tahun,” pungkasnya. (fik)

Penulis: Akhmad Taufik | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments