Radar Pendidikan

Pendidikan Anak Yatim Jadi Prioritas

Pendidikan Anak Yatim Jadi Prioritas

ZIARAH – Anak-anak beserta pengasuh Panti Asuhan YP Antik Kradenan saat melaksanakan kegiatan ziarah bersama.
FAKHRUN NISA / RADAR PEKALONGAN

KRADENAN – Panti Asuhan Yayasan Pemeliharaan Anak Yatim (YP ANTIK) Kradenan menjadikan pendidikan anak yatim sebagai prioritas. Sebab, pendidikan bisa menjadi jembatan untuk meraih masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yatim tersebut.

Untuk mengembangkan kemampuan di bidang akademik, pengasuh mendatangkan guru les yang akan memberikan tambahan pelajaran bagi anak-anak yatim, baik yang tinggal di asrama maupun yang tinggal di rumah masing-masing.

Pengurus Kantor Sekretariat, Tria Mardiani, menuturkan terdapat 15 anak yang tinggal di asrama YP Antik. Sementara itu, sekitar 60 anak yatim yang berada dibawah pengasuhan YP Antik tinggal di rumah masing-masing di wilayah Kradenan.

“Les tambahan itu diperuntukkan bagi semua anak panti asuhan. Bahkan untuk yang tinggal di rumah, kita kasih uang saku Rp5.000 setiap kali berangkat les,” ujar Dian, sapaan akrabnya.

Selain pendidikan formal dan ilmu umum, panti asuhan YP Antik juga sering mengadakan kegiatan di luar, diantaranya wisata dan berziarah. Kegiatan tersebut untuk memberikan pembelajaran agama secara langsung.

Lebih lanjut, Dian menuturkan bahwa YP Antik memberikan dana pendidikan sebesar Rp50.000 kepada setiap anak yatim yang tidak tinggal di asrama. Dana tersebut dapat digunakan untuk membantu biaya sekolah, baik uang SPP, buku, seragam, maupun keperluan lainnya. “Bagi siswa berprestasi, kita juga siap membantu untuk biaya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” tuturnya.

Sementara itu, pendamping anak di panti asuhan ini, M Luthfan Hakim, mrnuturkan bahwa YP Antik mengalami kemajuan dalam setiap tahunnya. Pada Desember ini, panti asuhan yang beralamat di Kradenan gang 3 ini berencana untuk membangun aula dan asrama putri. Sementara ini, anak perempuan tinggal di rumah salah satu pengurus panti asuhan.

“Semoga masyarakat menajdi lebih peduli terhadap panti asuhan, tidak hanya YP Antik tetapi juga panti asuhan lain di Pekalongan,” pungkasnya. (mg6)

Penulis: Fakhrun Nisa | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments