Dorong Siswa Berwirausaha dan Kreatif

by -
3 HL - Dorong Siswa Berwirausaha dan Kreatif
SOSIALISASI - Dinas Pendidikan Prov Jateng saat memberikan bantuan dan sosialisasi terkait sistem Teaching Factory di SMKN 1 Warungasem, Kamis (25/7). NOVIA ROCHMAWATI

*SMKN 1 Warungasem

BATANG – Tak hanya semangat mencetak tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan usaha dan industri, SMKN 1 Warungasem turut mendukung siswanya untuk berwirausaha. Khusunya dalam mencintapkan produk kreatif. Terlebih Kamis (25/7) SMK yang kerap disebut SMK Neswara ini mendapatkan bantuan sistem Teaching Factory (TEFA) dari Dinas Pendidikan Provinsi Jateng.

3 HL - Dorong Siswa Berwirausaha dan Kreatif
SOSIALISASI – Dinas Pendidikan Prov Jateng saat memberikan bantuan dan sosialisasi terkait sistem Teaching Factory di SMKN 1 Warungasem, Kamis (25/7). NOVIA ROCHMAWATI

Perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Dr Hari Wuljanto SPd MSi, menjelaskan tentang Teaching Factory. Menurut Hari TEFA adalah metode Pembelajaran yang diharapkan siswa memiliki pengaman praktek yang luas.

“Jadi Teaching Factory adalah metode pembelajaran dimana SMK dapat mengembangkan praktek Industri di sekolah yang dimana metode tersebut nanti akan memperkuat pembelajaran khas di SMK yang dimana kami berharap anak dapat memiliki pengalaman praktik yang luas seperti di Industri nah ini Teaching Factory menjadi jawaban bahwa anak SMK mempunyai kompetensi yang baik,” jelasnya saat mengunjungi SMKN 1 Warungasem.

Ditambahkan, pemerintah saat ini sedang merintis badan Layanan umum daerah (BLUD) yang dimana SMK akan melaksanakannya. “Jadi sekarang kami sedang merintis badan layanan umum daerah dan SMK inilah yang nanti akan menjadi BLUD nya yang dimana kita sudah mulai jajaki melalui study banding di Jawa Timur dan Jakarta dan senin besok kita akan mulai adakan workshop mengenai persiapan SMK menjadi BLUD,” tambah Hari.

Dengan sistem TEFA ini SMK akan harus dikondisikan seperti di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Di luar kegiatan pembelajaran, sekolah akan disibukkan dengan kegiatan peserta didik yang melakukan kegiatan proses produksi baik membuat barang dan atau melakukan layanan jasa terhadap masyarakat yang merupakan prinsip sistem ini. Sehingga harapannya lulusan SMK bisa menciptakan produk kreatif dan melahirkan usaha baru dari pembuatan produk tersebut.

Kepala SMKN 1 Warungasem, Catur Puji Raharjo SPd MSi, menjelaskan bantuan tersebut akan digunakan untuk meningkatkan sistem peningkatan kualitas kreatif anak pada bidang Tata Busana. Pihaknya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayan Pemerintah yang sudah memberikan bantuan TEFA.

“Kami sangat bersyukur dan tentunya berterima kasih kepada pemerintah yang sudah mempercayakan SMKN 1 Warungasem sebagai penerima bantuan TEFA dan semoga dari TEFA kita kan melahirkan banyak para pengusaha baru dan kedepan SMK ini bisa menjadi rujukan dari SMK lain yang ada di kabupaten Batang,” tandas Catur. (nov)