Tak Bertemu Pacar yang Menghamili, Wanita dari Jakarta Ini Coba Bunuh Diri

by
Tak Bertemu Pacar yang Menghamili, Wanita dari Jakarta Ini Coba Bunuh Diri
NAIK - Seorang petugas tengah membujuk sang perempuan yang diduga hendak terjun dari lantai dua gedung sekolah di wilayah Kecamatan Kajen. Istimewa

KAJEN – Seorang perempuan berinisial KP (25) asal Jakarta nekad mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara loncat dari lantai 2 di salah satu gedung sekolah di Kecamatan Kajen. Korban yang diduga sedang hamil muda depresi lantaran tidak ketemu sang pacar yang telah menghamilinya.

Tak Bertemu Pacar yang Menghamili, Wanita dari Jakarta Ini Coba Bunuh Diri
NAIK – Seorang petugas tengah membujuk sang perempuan yang diduga hendak terjun dari lantai dua gedung sekolah di wilayah Kecamatan Kajen. Istimewa

Beruntung aksi nekad tersebut diketahui oleh Satpam sekolahan hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Kajen. Anggota yang datang berusaha membujuk korban sampai beberapa jam dan mau turun.

Peristiwa itu diketahui pukul 16.00 wib yang sempat menjadi perhatian warga sekitar. Sekira pukul 17.15 Wib perempuan tersebut akhirnya turun dibujuk anggota Polsek Kajen dengan mengenakan pakaian biasa.

Kapolsek Kajen AKP Agus Sulis ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Semula anggota mendapat laporan warga bahwa ada seorang perempuan hendak mencoba bunuh diri dengan naik dilantai dua salah satu sekolah di Kecamatan Kajen. Kemudian laporan tersebut ditindaklanjuti oleh empat anggota datang ke lokasi.

“Anggota yang mengenakan pakaian seragam semula membujuknya namun tidak mau. Kemudian setelah ada anggota mengenakan pakaian biasa dan membujuk korban akhirnya mau turun,” katanya.

Saat dimintai keterangan, lanjut Kapolsek, ternyata ia mencari pacar yang sudah dikenal di Jakarta. Korban diberi alamat oleh pacarnya beralamat di wilayah Kajen, namun untuk lebih detail Kajen nya tidak mengetahui.

“Perempuan tersebut mengaku sedang hamil muda sehingga meminta pertanggungjawaban kepada sang pacarnya dan mencari di wilayah Kajen namun tidak ketemu,” katanya.

Pada saat di Terminal Kajen, perempuan tersebut sempat mengandeng meminta pertanggungjawaban kepada seorang pria yang diakui mirip dengan pacarnya. Namun karena sang pria tidak mengetahui permasalahan tidak mau. Kemudian anggota Bhabinkamtibmas bersama anggota Reskrim dan lainya memberikan pengarahan dan pembinaan hingga akhirnya korban mau pulang ke Jakarta.

“Ia meminta dibelikan baju dan dituruti oleh anggota kami, setelah itu ia mau pulang namun tidak punya uang dan akhirnya anggota membelikan tiket bus dan memberikan uang saku. Dan perempuan tersebut langsung dinaikan bus jurusan Slipi,” imbuhnya. (Yon)