Angka Pengangguran Terbuka di Kota Santri Terendah Di Pantura

by
Angka Pengangguran Terbuka di Kota Santri Terendah Di Pantura
POTONG RANGKAIAN BUNGA - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memotong rangkaian bunga melati saat peresmian kantor BTM pusat Kabupaten Pekalongan di kompleks Gedung Dakwah Muhamadiyah di Kajen, kemarin. Foto: Hadi Waluyo.

*di Angka 4,36

KAJEN – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan tahun 2018 terus mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yakni di angka 5,32. Angka kemiskinan pun turun 2,55 digit. Bahkan, angka pengangguran terbuka di Kota Santri terendah di Pantura, yakni di angka 4,36.

Angka Pengangguran Terbuka di Kota Santri Terendah Di Pantura
POTONG RANGKAIAN BUNGA – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memotong rangkaian bunga melati saat peresmian kantor BTM pusat Kabupaten Pekalongan di kompleks Gedung Dakwah Muhamadiyah di Kajen, kemarin. Foto: Hadi Waluyo.

Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat peresmian Kantor BTM Pusat Pekalongan di Gedung Dakwah Muhamadiyah di Kota Kajen, Minggu (16/6). Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus membaik ini, Bupati berharap kehadiran kantor pusat BTM Kabupaten Pekalongan di Kajen ini akan menjadi kekuatan lembaga keuangan baru di Kota Santri.

“Saya berharap BTM Kabupaten Pekalongan yang kantor lamanya di Wiradesa, dan sekarang menyatu dengan kantor pengurus daerah di Kajen ini akan menjadi kekuatan lembaga keuangan baru. Saya dengar omsetnya sudah Rp 200 miliar lebih. Nanti di Kajen, omsetnya bisa hampir Rp 1 triliun. Aamiin,” harap Bupati.

Dikatakan, masyarakat Kabupaten Pekalongan jumlahnya hampir 1 juta. Untuk urusan lembaga keuangan, lanjut dia, masyarakat tidak melihat asal organisasinya. Menurutnya, asalkan lembaga itu bisa dipercaya, maka orang akan datang.

“Uang yang beredar di Kabupaten Pekalongan dengan basis PDRB kita ini hampir Rp 10 triliun. Jika hanya diambil Rp 1 triliun oleh BTM saya kira masih memungkinkan. Kalau dari APBD total pendapatan kita termasuk kegiatan-kegiatan dari pusat tahun 2018 hampir Rp 3 triliun,” katanya.

Disampaikan juga PD Muhamadiyah terus menerus melakukan ikhtiar untuk mengembangkan organisasi ini agar sesuai dengan tuntutan zaman. Bupati juga meminta agar wakil rakyat dari Fraksi PAN bersama-sama membangun Kabupaten Pekalongan.

“Jangan lupa disamping panjenengan mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan juga bagian penting untuk memperjuangkan kepentingan-kepentingan perserikatan Muhamadiyah, terutama pada kontek bagaimana kita melakukan politik anggaran agar adil proporsional, sekaligus bisa berdaya guna, karena fungsi anggaran menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan sekaligus pemberdayaan. Dalam konteks pemberdayaan monggo kita kembangkan bareng-bareng agar Kabupaten Pekalongan ini tampil menjadi kabupaten yang dinamis, berkembang baik, dan pembangunan jasmani dan rohaninya pararel,” ajak Bupati.

Bupati juga meminta doa dan dukungannya agar sinergitas antar lembaga dengan pemerintah bisa berjalan dengan baik. “Karena saya memedomani ketika pemerintah ini baik maka bekerjasamalah dengan para ulama,” ujarnya. (ap5)