Pilkada Tahun Depan, KPU Minta Anggaran Rp35 M

by
Pilkada Tahun Depan, KPU Minta Anggaran Rp35 M (2)

KAJEN – KPU Kabupaten Pekalongan mengajukan anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp 35 miliar. Usulan anggaran ini masih dibahas di tingkat Bappeda Kabupaten Pekalongan, sebelum ditindaklanjuti di tingkat TAPD sebelum dibahas di tingkat DPRD Kabupaten Pekalongan.

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal
Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal

Demikian disampaikan Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal, ditemui usai buka bersama dengan relawan demokrasi di Aula KPU setempat, kemarin petang. Dikatakan, untuk Pilkada 2015 anggarannya sebesar Rp 19,5 miliar. “Target pembiayaan itu kami mengikuti dari DPRD. Yang penting Pilkada tahun 2020 itu sudah ada anggarannya. Mekanisme penganggaran itu kita sesuaikan dengan yang ada di pemerintah daerah,” terang dia.

Jika besaran anggaran Pilkada sudah disetujui, lanjut Abi, akan ada berita acara hibah. Baru setelah itu, KPU bisa jalan. Terjait jadwal Pilkada 2020, berdasarkan informasi yang diperoleh KPU Kabupaten Pekalongan akan digelar pada September 2020.

Disebutkan, usulan anggaran sebesar Rp 35 miliar tersebut di antaranya dialokasikan untuk logistik, badan adhoc, pencalonan, kampanye dan alat peraga kampanye, sengketa hukum, dan pemilih. “Cost terbesar sekitar 50 persennya dari anggaran yang kita usulkan ini untuk badan adhoc seperti honor PPK, PPS, KPPS, dan petugas pemutakhiran data pemilih,” terang dia.



Dikatakan, untuk tahapan Pilkada 2020 pihaknya masih menunggu tahapan resmi dari KPU RI. Menurutnya, Pilkada gelombang pertama tahun 2020 ini akan diikuti 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Di antaranya, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kendal, Kota Semarang, Demak, Jepara, Rembang, Sragen, Solo, Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Cilacap, Wonosobo, Purworejo, Kota Magelang, Grobogan, Ungaran, Wonogiri, dan Kebumen.

Seperti diberitakan, usai suksesnya Pemilu 2019 yang berjalan damai dan lancar, dua pesta demokrasi akan segera menyusul di Kabupaten Pekalongan. Yakni, pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak gelombang 2 pada tahun 2019 ini, dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tahun 2020

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal, mengatakan, Pilkada sesuai jadwal akan dilaksanakan pada bulan September 2020. Untuk saat ini, kata dia, KPU dan pemerintah daerah tengah menggodok anggaran untuk pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pekalongan 2020 tersebut.

Pilkada Tahun Depan, KPU Minta Anggaran Rp35 M (2)

“Kami memang sudah melakukan perencanaan keuangan. Sudah beberapa kali kami menyusun anggaran bersama pemda, dalam hal ini Bappeda. Pilkada sesuai jadwal September 2020. Ini masih dalam proses perencanaan anggaran. Masih belum selesai dibahas di Bappeda,” terang Abi Rizal.

Disinggung kapan tahapan Pilkada akan dimulai, Abi memperkirakan awal tahun 2020 tahapannya sudah dimulai. Menurutnya, tahapan Pilkada biasanya dimulai delapan hingga sembilan bulan sebelumnya. “Jika dijadwalkan September, maka kemungkinan Januari sudah mulai tahapan Pilkada 2020,” ujar dia.

Abi menyatakan, untuk pendaftaran belum bisa menyampaikan kapan waktu pastinya, karena KPU Kabupaten Pekalongan harus menunggu tahapan yang dikeluarkan oleh KPU RI. Namun, lanjut dia, jika melihat kebiasaannya itu pendaftaran antara bulan Mei-Juni, atau jika tidak pada bulan Maret-April 2020. (ap5)