Dikira Razia, Ternyata Polisi Bagi Takjil

by
Dikira Razia, Ternyata Polisi Bagi Takjil
TURUN TANGAN - Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Batang Danik Sinulingga dan Kasatlantas AKP Ferdy Kastalani turun langsung membagikan takjil untuk pengguna jalan. DOK ISTIMEWA

BATANG – Ratusan Pengendara yang melintas di jalur Pantura, tepatnya di Alun-alun Batang, sempat dibuat kaget dengan puluhan personel polisi yang turun ke jalan, Kamis (9/5) sore. Tetapi alih-alih dirazia, mereka malah diberi bingkisan takjil oleh para polisi baik hati.

Dikira Razia, Ternyata Polisi Bagi Takjil
TURUN TANGAN – Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Batang Danik Sinulingga dan Kasatlantas AKP Ferdy Kastalani turun langsung membagikan takjil untuk pengguna jalan. DOK ISTIMEWA

Dengan senyum mengembang, para personel Polres Batang itu menyerahkan menu takjil untuk setiap kendaraan yang melintas.
“Kaget mas, saya kira ada operasi lalu lintas. Ternyata ada bagi-bagi takjil,” kata salah satu pengendara, Abdul Aziz (39), Warga Desa Beji, Kecamatan Tulis.

Tak tanggung-tanggung, aksi berbagi takjil itu bahkan dipimpin langsung Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Batang, Danik Sinulingga, dan Kasatlantas Polres Batang, AKP Ferdy Kastalani, serta Pejabat Utama (PJU) Polres Batang.

Tak hanya berbagi takjil, petugas juga sekaligus menyisipkan pesan keselamatan berlalu lintas. Bahkan, Kapolres dan Ketua Bhayangkari membetulkan tali helm pengendara. Sambil mengingatkan kepada pengendara untuk selalu berhati-hati.
“Hati-hati ya pak, selalu taati rambu-rambu lalu lintas,” ujar Kapolres kepada pengendara.

Kasatlantas Polres Batang, AKP Ferdy Kastalani menuturkan, kegiatan pembagian takjil dalam rangka operasi keselamatan lalu lintas yang akan berakhir pada 12 Mei 2019. “Kita himbau masyarakat agar tertib berlalu lintas melalui spanduk, pamlet, dan selebaran,” ujarnya.

Dijelaskannya, operasi keselamatan tersebut fokus ke kegiatan ajakan, bukan tindakan, yakni preventif sebesar 60 persen, Preemtif 20 persen, dan Represif 20 persen. Selama sembilan hari operasi, Satlantas telah melakukan 15 kali kegiatan edukasi keselamatan lalu lintas.

“Harapannya, angka kecelakaan tahun ini turun, terutama angka kecelakaan arus mudik lebaran, karena pengendara lebih sadar tertib berlalu lintas,” tuturnya.

Ketua Bhayangkari Cabang Batang, Danik Sinulingga mengatakan, telah membagikan 500 takjil kepada pengendara sebagai bentuk berbagi kasih di Bulan Ramadhan, terutama bagi umat muslim yang sedang berpuasa.

“Kita juga beri himbauan kepada pengendara untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Apalagi menjelang lebaran supaya lebih berhati-hati di jalan,” pungkasnya. (fel)